Advertisement
Cerita

Ritual Adat Pernikahan Masyarakat Wakatobi

DI Indonesia tak sedikit ditemukan aneka prosesi pernikahan masih dibungkus dengan ritual adat dari masing-masing daerah. Hal itu salah satunya bisa ditemukan di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

TIMES Indonesia,

WAKATOBI Di Indonesia tak sedikit ditemukan aneka prosesi pernikahan masih dibungkus dengan ritual adat dari masing-masing daerah. Hal itu salah satunya bisa ditemukan di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Uniknya, dalam adat pernikahan di Sulawesi Tenggara bahasa yang gunakan masih bahasa daerah, yakni bahasa wolio.

Advertisement

Begitu pun pakaian yang dipakai oleh kedua mempelai, orang tua mempelai, dan tokoh adat dari masing-masing mempelai yakni pakaian adat suku Buton.

Adapun ritual adat pernikahan yang dilakukan oleh masyarakat Wakatobi yakni dari Parara (tahap perkenalan dari si calon pengantin pria kepada si calon pengantin wanita sebelum lamaran dilakukan).

Dilanjutnya adalah Poema-ema (ritual lamaran), Herihu Sombo(ritual mandi bagi calon pengantin wanita oleh tokoh adat masyarakat setempat), Kafia (ritual nikah) dan diakhiri dengan Sirau'a (masyarakat dan keluarga mengantar pengantin pria dan sebaliknya).

Sampai saat ini, masyarakat Wakatobi khususnya di Pulau Tomia masih memegang teguh ritual adat pernikahan yang sudah turun termurun dari leluhurnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

S
Penulis Penulis lepas yang telah bergabung dengan TIMES Indonesia sejak tahun 2020. Memiliki minat khusus dalam peliputan berita sosial dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia