Advertisement
Peristiwa

Belajar Topeng Malangan di Kampung Budaya Polowijen

TIMES Indonesia··

Kampung budaya Polowijen di Kota Malang, Jawa Timur tak ubahnya jantung yang berdetak untuk menghidupkan jiwa berkesenian dan budaya di tengah gempuran modernitas perkotaan. 

MALANG Kampung budaya Polowijen di Kota Malang, Jawa Timur tak ubahnya jantung yang berdetak untuk menghidupkan jiwa berkesenian dan budaya di tengah gempuran modernitas perkotaan. 

Di kampung ini, gerakan pelestarian seni dan budaya malangan, seperti tari topeng malang dan cerita panji terus berdetak setiap waktu. Seperti yang terlihat pada Minggu (8/7/2018) pagi. 

Advertisement

Sejumlah anak berkumpul dengan membawa selendang dan membawa topeng serta aksesoris tari topeng malangan.  Mereka hadir untuk belajar tari topeng malangan.

Rata-rata usia mereka masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), tapi ada juga yang Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Dengan iringan musik gamelan, mereka mengikuti setiap gerakan yang diajarkan sang guru. Setiap gerak tari yang mereka lakukan menyiratkan 
keinginan untuk melestarikan tari malang dan cerita panji yang telah menusantara bahkan mendunia.

Sebagian dari mereka sudah ada yang hafal setiap gerak tangan, kepala dan kaki, serta tubuh saat membawakan tari topeng malangang tersebut.

Belajar tari topeng malangan di Kampung Budaya Polowijen, Kota Malang saat liburan sekolah seperti saat ini merupakan sesuatu yang menarik. Selain ikut melestarikan seni dan budaya menjauhkan mereka dari permainan modern di era digitalisasi saat ini. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Adhitya Hendra
PenulisAdhitya HendraSarjana Ilmu Komunikasi UPN "VETERAN" Jawa Timur. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak 2017. Sebagai jurnalis foto (fotografer) dan penulis berita untuk TIMES Indonesia, aktif meliput isu lingkungan, ekonomi, sosial, politik dan peristiwa penting lainnya, serta dikenal sebagai pencerita visual yang menggunakan fotografi sebagai alat komunikasi. 
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia