Gaya Hidup TIMES Ramadan

Faedah Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat, Diampuni Dosa Salah Satunya

Jumat, 22 April 2022 - 12:14 | 90.92k
Ilustrasi - Membaca surat Al Kahfi di hari Jumat (Foto: shutterstock)
Ilustrasi - Membaca surat Al Kahfi di hari Jumat (Foto: shutterstock)
FOKUS

TIMES Ramadan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Bagi umat Muslim Jumat merupakan hari yang istimewa. Banyak amalan sunnah yang dapat dilaksanakan di hari Jumat, salah satunya membaca surat Al Kahfi.

Surat Al Kahfi merupakan surat ke-18 dalam Alquran yang terdiri dari 110 ayat. Surat ini merupakan surat Makkiyah atau surat yang diturunkan pada periode Makkah.

Advertisement

Anjuran membaca surat Al Kahfi terdapat dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ad Daruquthni dan Imam Baihaqi. 

مَن قَرَأَ سورةَ الكَهفِ يومَ الجُمُعةِ أضاءَ له من النورِ ما بَينَ الجُمُعتينِ

Artinya: Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, niscaya Allah menyinarinya dengan cahaya selama antara dua Jumat.

Lalu apa saja faedah membaca surat Al Kahfi di hari Jumat?

1. Terhindar dari fitnah dajjal

 مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، فَهُوَ مَعْصُومٌ إِلَى ثَمَانِيَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ فِتْنَةٍ، وَإِنْ خَرَجَ الدَّجَّالُ عُصِمَ مِنْهُ 

Artinya: Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka ia dipelihara selama delapan hari dari segala fitnah; dan jika Dajjal keluar, maka ia dipelihara dari fitnahnya."

2. Diampuni dosa dalam dua Jumat

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ، سَطَعَ لَهُ نُورٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءِ، يُضِيءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وغُفر لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

Artinya: Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, akan dibentangkan baginya cahaya mulai dari bawah telapak kakinya sampai ke langit. Cahaya itu akan memancarkan sinar baginya pada hari kiamat. Dan ia akan mendapatkan ampunan dari Allah di antara dua Jumat. (HR Abu Bakr bin Mardawaih dari Abdullah bin Umar RA).

3. Muncul cahaya hingga Jumat berikutnya

Dari Abu Hasyim dengan sanad yang sama melalui hadis Abu Sa'id Al-Khudri.

 ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: " مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ، أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ 

Artinya: Dari Abu Sa’id, dari Nabi Saw. yang telah bersabda: Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka memancarlah cahaya baginya sejak mulai membacanya sampai Jumat berikutnya. Imam Hakim mengatakan bahwa sanad hadis ini sahih.

Selain itu cahaya juga akan terpancar, antara dia hingga Kakbah. 

Dari Abu Sa'id Al-Khudri r.a. yang telah mengatakan, "Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka diberikan cahaya baginya yang menerangi antara dia hingga Baitul' Atiq (Ka'bah)." 

Demikianlah kedudukan hadis ini yang diriwayatkan secara mauquf. Hal yang sama telah diriwayatkan oleh As-Sauri. 

4. Menjadi cahaya di hari kiamat

Dari Abu Hasyim bahwa Nabi SAW pernah bersabda:

 مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ كما أنزلت كانت لَهُ نُورًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ 

Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi sebagaimana ia diturunkan, maka surat Al-Kahfi akan menjadi cahaya baginya kelak di hari kiamat. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES