Gaya Hidup

Tari Adara Purwa Dikembangkan dari Tari Kiprah Balun dan Tari Muji Sesanti

Senin, 18 Juli 2022 - 20:19 | 54.59k
Tujuh penari yang menampilkan Tari Adara Purwa di ajang FKT Jatim 2022, (Foto : Disparbud Lamongan for TIMES Indonesia)
Tujuh penari yang menampilkan Tari Adara Purwa di ajang FKT Jatim 2022, (Foto : Disparbud Lamongan for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, LAMONGANTari Adara Purwa atau Tari Pangayubagya mengikuti Festival Karya Tari (FKT) tingkat Provinsi Jatim 2022 dan memenangkan tiga penghargaan dalam tiga kategori. 

Tari ini merupakan tari khas Kabupaten Lamongan yang berakar dan berbijak dari tari tradisi yang mengangkat karya lokal jenius sudah ada, yakni Tari Kiprah Balun dan Tari Muji Sesanti. 

Advertisement

Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan Purnomo mengatakan, kedua tari tersebut dikembangkan secara estetik dan filosofis melalui proses kreatif inovatif.  

"Sehingga tercipta tari yang bernama Tari Adara Purwa yang mengandung makna ungkapan selamat datang dan rasa syukur ke Sang Pencipta sebagai wujud penghormatan kepada para tamu," kata Purnomo, Senin (18/7/2022).

Tari-Adara-a.jpg

Purnomo mengungkapkan nama Adara berasal dari Bahasa Sansekerta yang artinya penyambutan. Sedangkan Purwa dari Bahasa Jawa yang berarti wiwitan atau pertama. 

Oleh karena itu di ajang tahunan FKT tingkat Provinsi Jatim tersebut, menurutnya, Lamongan merekomendasikan Tari Adara Purwa mengikuti festival yang sudah terselenggara sejak tahun 2006.  

"Sesuai juknis dari panitia FKT harus menyajikan tarian atau karya tari baru. Nah, di tahun ini kita menampilkan karya dengan tema selamat datang berjudul Tari Adara Purwa," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Disparbud Lamongan Siti Rubikah mengaku, tidak mengalami kesulitan apabila mengikuti setiap ajang FKT maupun ajang seni tari lainnya. 

Oleh karena itu, menurut Rubikah, 7 penari handal yang selama ini menerima pelatihan dan pembinaan dari Disparbud Lamongan memperoleh 3 penghargaan dan 3 kategori.

Tari-Adara-Purwa.jpg

"Alhamdulillah kami tidak mengalami kesulitan tiap mengikuti FKT, karena kami didukung para Tim Kreator Disparbud Lamongan yang sangat luar biasa. Diantaranya Pak Pur, Bu Ninin dan Bu Kris," ucap Rubikah. 

Kabupaten Lamongan memang dikenal kaya akan Karya Tari dan Budaya. Jadi Kota Soto akan terus mengikuti ajang tahunan FKT tingkat provinsi tersebut. 

Namun dalam regenerasi atau pembibitan para penari di Lamongan, Rubikah mengaku, pihaknya juga akan berkolaborasi dan bersinergi dengan Dinas Pendidikan. 

"Kami berharap ada support program dari Dinas Pendidikan untuk mencetuskan generasi penari baru baik di tingkat TK, SD, SMP maupun SMA," kata Rubikah.

Anissa Sholirahma, salah satu penari yang mengikuti ajang FKT Provinsi Jatim 2022. Anissa mengaku mengikuti ajang tersebut sebagai salah satu cara mengapresiasi karya seni dan budaya Lamongan. 

Alhamdulillah, kita kemarin dapat 3 penghargaan dalam 3 kategori. Sebagai kategori 3 penyaji terbaik, kategori 3 penata musik terbaik dan kategori 3 penata tari terbaik," ujar Anissa.

Karena ajang FKT Provinsi Jatim diselenggarakan setiap tahun, Anissa berharap, kedepan ada generasi penerusnya yang akan mengganti posisinya di ajang tersebut. 

"Saya berharap Lamongan bisa lebih maju lagi tak hanya menampilkan dan mengenalkan Tari Adara Purwa saja, tapi juga tari lainnya. Tentunya dengan para penari baru dari generasi penerus atau adik-adik di Lamongan," kata Anisaa, salah satu penari yang mengikuti ajang FKT Provinsi Jatim 2022. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES