Gaya Hidup

Jelang Hari Perempuan Internasional, Inilah Tugas Perempuan dalam Ninja Xpress

Rabu, 06 Maret 2024 - 06:05 | 25.57k
Sweta Azzahra, Regional Sort Manager (kanan) untuk wilayah Indonesia Barat bersama Lola (tengah) dan Ribka Pratiwi Head of PR Ninja Xpress (kiri). (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)
Sweta Azzahra, Regional Sort Manager (kanan) untuk wilayah Indonesia Barat bersama Lola (tengah) dan Ribka Pratiwi Head of PR Ninja Xpress (kiri). (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Jelang Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret, Ninja Xpress menunjukkan bahwa perempuan bisa bekerja juga di industri pengiriman yang umumnya didominasi perempuan. 

Salah satunya Sweta Azzahra, perempuan yang kini menjabat sebagai Regional Sort Manager untuk wilayah Indonesia Barat yang bertanggung jawab atas 22 warehouse di Indonesia bagian Barat, termasuk yang Warehouse Kosambi Tangerang Banten. 

Sebagai perempuan yang bertanggung jawab atas 22 warehouse yang didominasi oleh kaum adam, perempuan yang akrab disapa Sweta ini mengatakan bahwa pekerja perempuan maupun laki-laki sama. 

“Awalnya dari mindset dulu, bahwasanya gender laki-laki atau perempuan termasuk usia bukanlah suatu hambatan atau kendala,” ucap Sweta kepada awak media yang berkunjung ke Ninja Xpress warehouse Kosambi, Tangerang pada Selasa (5/3/2024). 

Sweta mengungkapkan, salah satu cara menyamakan mindset yaitu dengan seringnya melakukan dialog atau pertemuan sehingga gender dan usia bukanlah kendala yang tidak bisa diatasi. “Selama punya tujuan sama, bisa terwujud apa yang diinginkan,” ungkapnya. 

Ninja-Xpress-2.jpgPekerja perempuan yang berada dibawah warehouse Kosambi. (FOTO: dok. Ninja Xpress for TIMES Indonesia)

Sweta juga menjelaskan dalam pekerjaan bidang ekspedisi khususnya pada bagian warehouse yang terus beroperasi selama 24 jam nonstop dan 7 hari full, para perempuan tidak memiliki limitasi.“Perempuan itu tidak punya limitasi seperti saat para laki-laki harus Salat Jumat, mereka bisa tetap kerja dan efektif,” jelasnya. 

Ia mengatakan, meskipun perempuan memiliki waktu-waktu yang khusus seperti cuti melahirkan, pihaknya tidak terlalu pusing mengatasi hal tersebut karena manajemen khususnya bagi perempuan yang cuti hamil sudah diantisipasi oleh pekerja lainnya baik laki-laki maupun perempuan. 

20 Persen Pekerja Perempuan

Salah satu contoh perempuan bisa bekerja dan setara dengan laki-laki berada di Warehouse Kosambi, Tangerang. Di warehouse tersebut, total jumlah pekerjanya mencapai lebih dari 600 orang dengan persentase perempuan mencapai 20 persen. 

Selain itu, 20 persen pekerja perempuan di Warehouse Kosambi sendiri memiliki peran dalam mengoperasikan sekitar 40 mesin Dimension Weight and Scanning (DWS). Fungsi dari mesin DWS ini untuk memastikan berat paket sesuai dan tepat. 

Dalam kesempatan tersebut, Lola Berliana Susanti yang merupakan Penanggung Jawab Operasional Mesin DWS Warehouse Kosambi merasa bangga menjadi perempuan yang bekerja di antara laki-laki. 

“Saya sangat berbangga dapat menjadi bagian dari inovasi Ninja Xpress ini, semoga dengan pembukaan Warehouse Kosambi, arus pengiriman dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan terintegrasi,” tandas Lola, perempuan yang bekerja di warehouse Kosambi, warehouse terbesar kedua yang dimiliki Ninja Xpress. (d)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES