Glutera News

9 Tanda Lemak Terbakar saat Rutin Berolahraga

Rabu, 11 Januari 2023 - 11:03 | 877.52k
Image: Glutera for TIMES Indonesia
Image: Glutera for TIMES Indonesia

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ada banyak alasan mengapa seseorang ingin tahu ciri-ciri lemak terbakar. Bisa jadi  ini adalah target dari olahraga rutin atau sedang menjalani program diet. Beberapa cirinya adalah menurunnya berat badan, rasa lapar berkurang, hingga otot terbentuk.

Ke mana lemak hilang setelah olahraga?

Lemak terbuang dari tubuh Anda setelah dibakar untuk menghasilkan energi (ATP), air (H2O), dan karbon dioksida (CO2) yang kita embuskan.

Studi dalam British Medical Journal (2014) mengemukakan bahwa sebanyak 84% persen molekul hasil pembakaran lemak keluar lewat pernapasan dalam bentuk karbon dioksida.

Sisanya yaitu sekitar 16% hasil pembakaran lemak keluar dari tubuh melalui keringat, urine, air mata, dan cairan tubuh lainnya. Aktivitas fisik yang memacu pernapasan akan membakar lemak tubuh berlebih lebih banyak.  Semakin sering melakukan olahraga yang memacu napas, semakin banyak pula lemak yang terbakar.

Bagaimana proses pembakaran lemak saat olahraga?

Proses pembakaran lemak bermula dari makanan yang Anda konsumsi yang diuraikan menjadi molekul lebih sederhana berupa asam lemak. 
Proses penguraian lemak dibantu oleh enzim dari pankreas serta cairan empedu yang diproduksi oleh hati.

Lemak berlebih dari hasil pencernaan tidak akan terbuang, melainkan disimpan dalam bentuk sel-sel lemak.  Jumlah sel lemak tetap dan tidak dapat berubah. Namun, ukurannya dapat membesar dan mengecil, tergantung pola makan dan aktivitas Anda.

Ukuran sel lemak tidak akan berubah apabila asupan kalori Anda selalu sama setiap hari. Sel-sel lemak dapat membesar jika Anda sering makan makanan tinggi kalori.  Sebaliknya, sel-sel lemak ini bisa mengecil ketika lemak dibakar untuk menghasilkan energi saat berolahraga dan beraktivitas fisik dan dikeluarkan misalnya melalui keringat.

Tanda-tandalemak terbakar 

Ada banyak alasan mengapa seseorang ingin tahu ciri-ciri lemak terbakar. Bisa jadi  ini adalah target dari olahraga rutin atau sedang menjalani program diet. Beberapa indikator yang bisa dikenali adalah:

1.    Penurunan berat badan

Salah satu tanda lemak terbakar saat olahraga adalah berkurangnya bobot tubuh.
Jika lemak di tubuh hilang seiring dengan olahraga rutin serta mengatur pola makan, Anda juga akan mengalami berat badan turun.

Mungkin tidak semua orang mengalami penurunan berat badan ini secara cepat, sebagian membutuhkan waktu lebih lama untuk melihat hasilnya.

2.    Massa otot bertambah

Jangan berkecil hati bila berat badan susah turun, padahal sudah rutin berolahraga dan diet. Ini bukan berarti proses pembakaran lemak Anda gagal.

Ada kemungkinan lemak yang berkurang disertai dengan massa otot yang bertambah, sehingga yang berubah adalah komposisi tubuh Anda.

Pertambahan massa otot ini bermanfaat dalam proses metabolisme, membuat otot semakin kuat, dan mendukung mobilitas atau pergerakan tubuh Anda.

Olahraga yang dapat membantu membangun massa otot yaitu squat, push-up, pull-up, hingga angkat beban.

3.    Tidak mudah merasa lapar

Tanda pembakaran lemak yang satu ini bisa Anda rasakan ketika olahraga secara konsisten sambil menjalani pola makan tinggi protein dan serat.

Konsumsi makanan tinggi protein berguna untuk pembentukan otot-otot tanpa lemak. Kalori hasil pencernaan protein juga banyak digunakan untuk membakar lemak.

Sementara itu, makanan berserat bisa membuat Anda merasa lebih cepat kenyang dan cenderung tidak mudah lapar.

Oleh karena itu, sumber protein dan serat cocok jadi pilihan makanan sebelum olahraga maupun setelahnya.

4.    Kondisi mental lebih baik

Kelebihan berat badan berhubungan erat dengan berbagai masalah psikologis, termasuk depresi dan gangguan kecemasan.

Sebaliknya, menurut sebuah studi dalam jurnal Health Psychology (2013), penurunan berat badan yang sehat dapat membawa perubahan positif kondisi psikologis tersebut.

Pembakaran lemak yang terjadi selama Anda berolahraga dapat membantu dalam mengurangi bobot tubuh.

Selain itu, olahraga dapat merangsang produksi hormon endorfin yang bermanfaat untuk memperbaiki suasana hati.

5.    Kulit lebih kencang

 

Ciri lemak terbakar saat olahraga berikutnya adalah perubahan kulit menjadi lebih kencang.
Olahraga secara rutin dapat membantu memperkecil ukuran lemak tubuh sehingga dapat mudah dikeluarkan dari tubuh, termasuk lemak di perut bawah, paha, atau lengan atas.

Hasilnya, lingkar perut dan bagian tubuh lain tempat menumpuknya lemak pun akan berkurang sehingga kulit Anda terasa lebih kencang.

Meski begitu, proses pembakaran lemak ini tidak terjadi dalam semalam hanya dengan berolahraga.
Anda juga perlu mengubah pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan.

6.    Tekanan darah lebih stabil

Seperti yang Anda ketahui, orang yang memiliki berat badan berlebih cenderung mengalami tekanan darah tinggi.

Tekanan darah yang naik ini bisa disebabkan oleh kadar gula dalam darah yang tidak terkontrol, misalnya pada pasien diabetes.

Bahkan, menurut situs Johns Hopkins Medicine, pasien diabetes 2 kali lipat berisiko mengalami kenaikan tekanan darah.

Nah, salah satu ciri lemak dalam tubuh terbakar saat olahraga adalah menurunnya tekanan darah Anda.
Hal ini dikarenakan lonjakan kadar gula darah setelah makan selalu diimbangi dengan intensitas olahraga yang tepat, sehingga Anda tidak memiliki lemak berlebih yang menumpuk dalam tubuh.

7.    Nyeri tubuh mulai berkurang

Cara mengetahui tubuh membakar lemak saat olahraga adalah dengan memperhatikan keluhan Anda yang mungkin mulai berkurang.

Seseorang yang memiliki berat badan berlebih cenderung lebih rentan mengalami nyeri sendi karena menopang berat tubuh, misalnya di pinggul, lutut, dan kaki.

Jika Anda rutin olahraga untuk menurunkan berat badan, penumpukan lemak di tubuh pun akan berkurang.

Dengan demikian, tubuh Anda semakin bugar dan segar serta nyeri sendi pun hilang karena tak perlu lagi menopang tubuh yang terlalu berat.

8.    Jarang mendengkur

Tidak semua orang mendengkur disebabkan oleh penumpukan lemak di tubuhnya.

Namun, orang yang mengalami obesitas dan kegemukan biasanya lebih cenderung mendengkur saat tidur.

Hal ini dikarenakan tekanan pada saluran pernapasan akan bertambah besar ketika Anda berbaring.
Sementara itu, lemak di leher pada orang yang kegemukan dapat menekan jalur pernapasan sehingga orang tersebut jadi mendengkur sepanjang tidur.

Sebaliknya, Anda yang sering berolahraga membakar lemak dapat mengurangi frekuensi mendengkur ini.

9.    Mood membaik

Cara mengetahui tubuh sedang membakar lemak bukan hanya terlihat dari berat badan atau baju yang tak lagi kesempitan saja. Sebab, mood dan kebugaran tubuh juga akan membaik.

Sebab, pola makan yang cenderung meningkatkan kadar gula darah juga bisa meningkatkan risiko munculnya gejala depresi. Sebaliknya ketika pola makan lebih stabil, maka akan ada manfaat secara emosional dan psikologis.

Cara paling akurat untuk mengetahui tanda lemak sedang terbakar adalah dengan mengukur komposisi tubuh. Lakukan ini secara berkala selama perjalanan diet atau berolahraga.

Hasilnya bisa terlihat dari massa otot dan juga lemak. Ini bisa jadi perbandingan seberapa banyak level lemak tubuh berkurang dari waktu ke waktu. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES