Hukum dan Kriminal

Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Tiket Konser Mafest Malang, Minta Korban Bikin Aduan

Rabu, 17 April 2024 - 19:30 | 22.64k
Flyer konser Mafest Volume 3. (Foto: Dok. Instagram Mafest)
Flyer konser Mafest Volume 3. (Foto: Dok. Instagram Mafest)

TIMESINDONESIA, MALANG – Pihak kepolisian angkat bicara soal dugaan penipuan tiket konser musik bertajuk Mafest Volume 3 yang rencananya digelar di Lapangan Rampal, Kota Malang.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto mengaku telah menerima informasi soal kasus tersebut melalui media sosial maupun WhatsApp Grup (WAG).

"Kemarin malam kami mendapat informasi dari grup terkait banyak yang menjadi korban tiket konser Mafest dan kami segera menindaklanjuti," ujar Yudi, Rabu (17/4/2024).

Ia mengungkapkan, para korban juga sudah berupaya meminta refund atau pengembalian uang ke pihak penyelenggara konser musik. Akan tetapi, memang tak ada respons dan kepastian.

"Korban ini membeli tiket, namun konsernya tidak ada. Lalu menghubungi pihak EO (event organizer) untuk pengembalian uang tiket. Pihak EO sempat berjanji mengembalikan, namun tidak ada kabar dan respons," ungkapnya.

Yudi memperkirakan, jumlah korban tiket Mafest masih akan terus bertambah. Mengingat, para korban tak hanya berasal dari wilayah Kota Malang saja.

"Informasi terakhir, para korban juga ada yang dari wilayah Kabupaten Malang," katanya.

Dengan begitu, ia berharap bagi para korban untuk bisa segera datang ke layanan pengaduan di Polresta Malang Kota untuk membuat pengaduan secara resmi.

"Kami sarankan para korban segera membuat pengaduan maupun pelaporan ke Polresta Malang Kota. Selanjutnya, pengaduan dari korban akan diteruskan dan ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polresta Malang Kota untuk mendalami terkait adanya dugaan tindak pidana," ucapnya.

Sementara, TIMES Indonesia mencoba untuk mengkonfirmasi salah satu dari penyelenggara konser musik Mafest, akan tetapi hingga saat ini belum ada jawaban.

Seperti diberitakan sebelumnya, keluhan korban tiket Mafest Volume 3 yang diduga tertipu ramai menjadi perbincangan di media sosial (medsos).

Mereka mengaku geram atas ketidakpastian penyelenggara Mafest yang seharusnya digelar pada 8 Maret 2024, kemudian diundur pada 17 April 2024 namun tak ada kepastian sampai saat ini.

Konser yang digelar di Lapangan Rampal Kota Malang tersebut, rencananya diisi oleh sejumlah bintang tamu. Diantaranya, Gildcoustic, Ronkads, Rebellion Rose, Karna Mereka dan Close Head Feat Pras Teguh.

Bahkan, bukan hanya pembeli tiket saja yang merasa tertipu. Akan tetapi, penyewa stand atau tenant makanan dan minuman di konser Mafest juga merasa tertipu.

Sebab, sejak H-7 sebelum acara dilakukan di Lapangan Rampal Malang, tak ada konfirmasi sama sekali. Bahkan, semenjak pelunasan penyewaan tenant, pihak penyelenggara hilang dan hanya sekali menjanjikan soal refund(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES