Hukum dan Kriminal

Tiga Bocah Curi Kotak Amal di Masjid, Aksi Cerdik Terbongkar Lewat CCTV

Senin, 02 September 2024 - 19:55 | 24.68k
Takmir masjid saat menunjukkan lokasi pencurian kotak amal. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Takmir masjid saat menunjukkan lokasi pencurian kotak amal. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Tiga bocah terekam kamera CCTV mencuri kotak amal di Masjid Asy-Syuura yang terletak di Jalan Pisang Kipas Dalam, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Diketahui, peristiwa ini terjadi pada Jumat (30/8/2024) siang dan baru diketahui oleh Takmir Masjid pada Sabtu (31/8/2024).

Advertisement

"Di masjid ada 3 kotak amal dengan rincian 2 kotak amal berukuran besar dan satu berukuran kecil dan semua ditaruh di beranda. Saat saya tiba di masjid, kotak amal yang ukuran kecil sudah gak ada," ujar Takmir Masjid Asy-Syuura, Supratman (21), Senin (2/9/2024).

Mengetahui kotak amal itu hilang, ia segera mencari ke setiap sudut masjid, namun tak ditemukan. Setelah mengecek CCTV, ternyata ada tiga bocah yang mengambil kotak amal tersebut.

"Dari rekaman CCTV, ternyata kotak amal itu dicuri oleh 3 anak kecil," ungkapnya.

Diketahui, sebelum beraksi ketiga bocah tersebut duduk santai di beranda masjid sembari memakan jajanannya. Setelah itu, mereka saling berbagi tugas.

Kondisi pagar masjid yang memang tidak pernah dikunci, membuat ketiga bocah tersebut mudah untuk masuk ke area masjid. 

Dari rekaman CCTV, terlihat satu bocah memakai seragam pramuka dan membawa tas ransel berjaga di luar. Sedangkan, dua bocah lainnya, dimana salah satunya berpakaian seragam pramuka masuk ke masjid sembari membawa tas.

"Setelah kondisi dirasa aman, bocah yang tidak pakai seragam langsung mengambil kotak amal dan dimasukkan ke dalam tas ransel. Setelah itu, ketiganya langsung pergi," katanya.

Dari rekaman CCTV tersebut, identitas ketiga bocah tersebut berhasil diketahui. Dua diantaranya merupakan siswa kelas 7 SMP dan satunya merupakan siswa kelas 5 SD.

"Kami sudah didampingi RT setempat untuk datang ke rumah pelaku dan ketiganya mengakui perbuatan mereka," tuturnya.

Dari penjelasannya, ketiga bocah tersebut mencuri kotak amal untuk membeli jajan. Saat ditemui, uang di kotak amal tersebut sudah tidak ada.

"Saya gak tahu persis isinya berapa, tapi kalau dari pelaku katanya Rp100 ribu. Mereka mengaku, butuh uang untuk dipakai jajan," ucapnya.

Atas peristiwa tersebut, takmis Masjid bersama RT-RW setempat dan Bhabinkamtibmas bertemu keluarga pelaku. Dan akhirnya, telah disepakati diselesaikan secara kekeluargaan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES