Indonesia Positif

Jelang Nataru, Belasan Produk Tanpa Label Kedaluwarsa Ditemukan di Kota Blitar

Senin, 19 Desember 2022 - 19:15 | 30.97k
TKP2MO Kota Blitar bersama BPOM melakukan sidak di toko modern di Kota Blitar, Senin (19/12/2022). (FOTO: Sholeh/TIMES Indonesia)
TKP2MO Kota Blitar bersama BPOM melakukan sidak di toko modern di Kota Blitar, Senin (19/12/2022). (FOTO: Sholeh/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Tim Koordinasi Pengawasan Pembinaan Makanan dan Obat (TKP2MO) Kota Blitar bersama BPOM Kediri menemukan makanan tanpa label kadaluarsa dalam Sidak, Senin (19/12/2022).

Sidak tersebut dalam rangka memberikan keamanan menjelang natal 2022 dan tahun baru 2023.

Joni Idrus Setiawan, Pejabat Fungsional Lokal BPOM Kediri, mengatakan pihaknya menemukan belasan produk pangan yang kedaluwarsa serta berkemasan rusak dari dua toko yang disidak. 

Untuk jenis produk yang berkemasan rusak didominasi oleh minuman serta susu. Sementara untuk produk yang telah kedaluwarsa didominasi oleh makanan kering.

"Untuk sampai saat ini yaa, ini sudah ada 2 tempat yang kami periksa kami temukan produk pangan yang tidak memenuhi label atau tidak menggunakan tanggal Kedaluwarsa, kemudian ada produk yang tidak disimpan di tempat yang dipersyaratkan, yaitu Yogurt," jelasnya.

Joni  mengatakan, pihaknya meminta produk yang tidak ada label kadaluarsa untuk dikembalikan ke produsen. Petugas juga meminta Makanan yang kemasannya rusak untuk tidak dijual. Sedangkan minum jenis yogurt harus disimpan di freezer. 

"Untuk produk susu yang penyok kami minta untuk tidak dijual serta diretur. Sidak ini untuk memastikan keamanan makanan. Terlebih saat menjelang perayaan Natal," tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dharma Setiawan menambahkan, hasil temuan dari BPOM Kediri akan ditindak lanjuti oleh Dinas Kesehatan Kota Blitar. Pihaknya akan memberikan terguran tertulis kepada pemilik usaha, Selain meminta untuk menarik produk makanan dan minuman yang bermasalah.

"Sehingga menyambut natal dan tahun baru kami memastikan bahwa produk produk makanan yang diproduksi di display Oleh toko modern bisa kita jamin keamanannya," jelasnya.

Selain di Toko dan retail modern, Tim Koordinasi Pengawasan Pembinaan Makanan dan Obat (TKP2MO) Kota Blitar juga akan melakukan pengawasan makanan serta minuman di sejumlah pasar tradisional. 

Dan kita tindaklanjuti produk produk yang tidak layak segera dimusnahkan dan kita memberikan pembinaan kepada pemilik untuk memastikan barang yang dijual dalam keadaan aman dan layak dikonsumsi," tegasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES