Advertisement
Indonesia Positif

Tak Mampu Biayai Persalinan, Bupati Ponorogo Bantu Ibu dan Bayinya Keluar Rumah Sakit

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko turun tangan untuk membantu menuntaskan biaya persalinan warga tak mampu, Minggu (9/4/2023). ... ...

TIMES Indonesia,
Tak Mampu Biayai Persalinan, Bupati Ponorogo Bantu Ibu dan Bayinya Keluar Rumah Sakit
Bupati Sugiri Sancoko saat menemui pasutri yang tak mampu biayai persalinan di rumah sakit. (Foto: Marhaban/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PONOROGO Karena tak mampu membayar biaya persalinan, pasangan suami istri (pasutri) asal Kabupaten Madiun harus tertahan dari Rumah Sakit Muslimat, Ponorogo.

Mendapati informasi yang viral di media sosial (medsos), Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko turun tangan untuk membantu menuntaskan biaya persalinan tersebut, Minggu (9/4/2023).

Advertisement

Diketahui bahwa pasutri asal Kabupaten Madiun itu Kuswoyo (36) dan Siti Khotijah (38) tak sanggup untuk membayar biaya persalinan sang istri karena terkendala tidak mempunyai biaya.

Kepada wartawan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat di Rumah Sakit Muslimat menjelaskan bahwa kedatangannya untuk membantu dan meringankan beban pasutri yang tidak mampu membayar persalinan meski warga Madiun, ini soal kemanusiaan.

"Karena persalinannya di Rumah Sakit Ponorogo, ya apa salahnya untuk membantu. Dan untuk lain-lainya nanti kita komunikasikan dengan Bupati Madiun," kata Bupati Sugiri Sancoko.

Sementara Wakil Direktur RS Muslimat Ponorogo Dwi Ratna Sari kepada TIMES Indonesia mengungkapkan bahwa sebelumnya pasutri tersebut sanggup atas biaya dengan segala resikonya, bahkan juga sudah tanda tangan.

"Kami juga sudah memberikan solusi untuk biaya keringanan, tapi si pasutri itu janji menunggu kiriman uang dari keluarganya. Jadi kami tidak ada niatan untuk menahan pasien atas nama keluarga Kuswoyo itu," jelasnya.

Advertisement

Kuswoyo berterima kasih kepada bapak Bupati Sugiri Sancoko yang sudah membantu biaya persalinan anak ke dua untuk operasi caesar sebesar total Rp8 jutaan. Kuswoyo berprofesi sebagai buruh kuli bangunan di Ponorogo yang kost di Jalan Jawa, Mangkujayan bersama Istri Khotijah dan anak pertamanya.

"Sebelumnya sudah membayar Rp3 juta, karena biaya persalinan operasi sesar Rp8,1 juta dan untuk kekurangannya diselesaikan Bupati Ponorogo," ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M. Marhaban
PenulisM. MarhabanSekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, KLW PWI Jawa Timur 1999. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019, meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Olahraga, Budaya, dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia