Indonesia Positif

Tak Mampu Biayai Persalinan, Bupati Ponorogo Bantu Ibu dan Bayinya Keluar Rumah Sakit

Minggu, 09 April 2023 - 14:13 | 57.43k
Bupati Sugiri Sancoko saat menemui pasutri yang tak mampu biayai persalinan di rumah sakit. (Foto: Marhaban/TIMES Indonesia)
Bupati Sugiri Sancoko saat menemui pasutri yang tak mampu biayai persalinan di rumah sakit. (Foto: Marhaban/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Karena tak mampu membayar biaya persalinan, pasangan suami istri (pasutri) asal Kabupaten Madiun harus tertahan dari Rumah Sakit Muslimat, Ponorogo.

Mendapati informasi yang viral di media sosial (medsos), Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko turun tangan untuk membantu menuntaskan biaya persalinan tersebut, Minggu (9/4/2023).

Advertisement

Diketahui bahwa pasutri asal Kabupaten Madiun itu Kuswoyo (36) dan Siti Khotijah (38) tak sanggup untuk membayar biaya persalinan sang istri karena terkendala tidak mempunyai biaya.

Kepada wartawan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat di Rumah Sakit Muslimat menjelaskan bahwa kedatangannya untuk membantu dan meringankan beban pasutri yang tidak mampu membayar persalinan meski warga Madiun, ini soal kemanusiaan.

"Karena persalinannya di Rumah Sakit Ponorogo, ya apa salahnya untuk membantu. Dan untuk lain-lainya nanti kita komunikasikan dengan Bupati Madiun," kata Bupati Sugiri Sancoko.

Sementara Wakil Direktur RS Muslimat Ponorogo Dwi Ratna Sari kepada TIMES Indonesia mengungkapkan bahwa sebelumnya pasutri tersebut sanggup atas biaya dengan segala resikonya, bahkan juga sudah tanda tangan.

"Kami juga sudah memberikan solusi untuk biaya keringanan, tapi si pasutri itu janji menunggu kiriman uang dari keluarganya. Jadi kami tidak ada niatan untuk menahan pasien atas nama keluarga Kuswoyo itu," jelasnya.

Kuswoyo berterima kasih kepada bapak Bupati Sugiri Sancoko yang sudah membantu biaya persalinan anak ke dua untuk operasi caesar sebesar total Rp8 jutaan. Kuswoyo berprofesi sebagai buruh kuli bangunan di Ponorogo yang kost di Jalan Jawa, Mangkujayan bersama Istri Khotijah dan anak pertamanya.

"Sebelumnya sudah membayar Rp3 juta, karena biaya persalinan operasi sesar Rp8,1 juta dan untuk kekurangannya diselesaikan Bupati Ponorogo," ujarnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES