Indonesia Positif

Lewat Bimtek, Polbangtan Malang Ajari Petani Budidaya dan Pengendalian OPT Jeruk di Magetan

Senin, 19 Juni 2023 - 10:58 | 63.98k
Bimtek peningkatan kapasitas petani dan penyuluh pertanian di Magetan, Minggu (18/6/2023)  (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
Bimtek peningkatan kapasitas petani dan penyuluh pertanian di Magetan, Minggu (18/6/2023) (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) rutin melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) untuk meningkatkan kapasitas bagi para petani dan penyuluh. Bimbingan teknis ini merupakan kegiatan kerja sama dengan Komisi IV DPR RI.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL), juga menegaskan bahwa peningkatan kompetensi SDM khususnya petugas lapangan pertanian sangat penting.

Advertisement

“Petugas lapangan memiliki peran penting memajukan pertanian di Indonesia, yang merupakan sosok pembimbing petani dalam meningkatkan produktivitas,” katanya.

Mentan Syahrul selalu menekankan jika tujuan dari pembangunan pertanian di antaranya adalah peningkatan produksi, peningkatan kualitas, meningkatkan intensitas pertanaman, serta berbudidaya yang ramah lingkungan dengan tujuan akhir mensejahterakan masyarakat.

"Petani Indonesia tidak boleh tertinggal karena banyak inovasi teknologi dan mekanisasi yang dibuat untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Mentan SYL.

Menurut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, petani dan penyuluh sebagai garda terdepan suksesnya pembangunan pertanian harus terus bekerja keras.

Bimtek-Polbangtan-2.jpg

"Dan salah satu faktor produksi pertanian adalah pengendalian OPT. OPT bisa menghilangkan hasil antara 10 – 100% bahkan hingga tidak bisa panen atau gagal panen. Bila kita bisa mengendalikan OPT, artinya kita bisa menyelamatkan produktivitas antara 10 - 80%," ujarnya.

Dengan mengusung Tema Budidaya dan Pengendalian Organisme Penggangun Tanaman (OPT) Tanaman Jeruk, bimtek dilaksanakan di Gedung Pertemuan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU), Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (18/6/2023).

Diikuti oleh 100 orang petani dan penyuluh Kabupaten Magetan, bimtek bertujuan mengamankan produksi dari serangan OPT, dampak perubahan iklim, dan memperkuat ketahanan pangan.

Wahyu Windari selaku Ketua Jurusan Peternakan Polbangtan Malang yang hadir mewakili Direktur Polbangtan Malang berharap bimtek ini dapat memberikan manfaat dan pengetahuan di bidang budidaya dan pengendalian OPT tanaman jeruk serta peserta bimtek dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta. 

Pada kesempatan tersebut H. Ibnu Multazam, Anggota Komisi IV DPR RI, hadir membuka acara bimtek mengajak para petani dan penyuluh untuk mensosialisasikan inovasi pertanian untuk melindungi jeruk yang menjadi unggulan Kabupaten Magetan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES