Indonesia Positif

Seniman Kota Batu Nunjukkan Akunya di Galery Raos

Selasa, 22 Agustus 2023 - 11:34 | 40.38k
Karya cantik para seniman senior Kota Batu sedang dipamerkan di Galery Raos KOta Batu hingga 10 September 2023 nanti. (Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia)
Karya cantik para seniman senior Kota Batu sedang dipamerkan di Galery Raos KOta Batu hingga 10 September 2023 nanti. (Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, BATU – Seniman Kota Batu menunjukkan Aku-nya di Galery Raos Kota Batu mulai tanggal 19 Agustus lalu hingga nanti 10 September 2023. Keakuan para seniman ini ditunjukkan lewat karya mereka.

Semua ditampilkan dalam pameran lukisan bertajuk "Aku". Dalam pameran ini, para pelukis mewujudkan Akunya lewat karyanya.

Advertisement

Istimewanya, seniman yang mengikuti pameran ini adalah para seniman senior Kota Batu, seperti Anwar, M Taufik, Prie Wahyuono, Riyanto Sinyo, Soegiono, Syamsu S, Watony Says dan Yusfianto.

Namun demikian ada juga dua seniman muda yang ikut yakni Mofasa dan Dewi Ratna.

"Lewat karya kami menunjukkan siapa diri kita. Semua seniman punya karakter masing-masing, karya yang kita pamerkan saat ini adalah cerminan itulah diri kita," ujar Anwar, salah satu seniman.

Seperti Taufiq yang tinggal di Kelurahan Ngaglik, seniman ini keseharian akrab dengan dunia logam karena menekuni usaha las membuat karya menggunakan media logam.

Pameran-2.jpg

Seperti Anwar, keseharian banyak menggunakan kertas ia pun memanfaatkan untuk berkarya.

"Pekerja seni itu punya kebiasaan masing-masing, saya pribadi disekitar rumah banyak material tidak terpakai seperti kain perca dan kayu limbah, itu yang saya pakai membuat karya," ujar Anwar.

Dalam pameran ini, Anwar membuat empat karya kolase kertas yang diberikan judul Spirit. "Kebetulan kegiatan ini dilaksanakan bulan Agustus, saya terilhami acara-acara yang mengajak masyarakat untuk membaca masa lalu. Melihat masa lalu ternyata bisa menumbuhkan semangat untuk masa depan," kata Anwar.

Seniman lain memilih karakter lain, seperti Riyanto Sinyo banyak membuat karya bernuansa anak-anak. Sementara Watoni memilih menjadikan ikon Piktolo yang dibuatnya menjadi sumber karyanya.

Karya para seniman yang cantik ini bisa dinikmati masyarakat mulai pukul 11.00 WIB hingga jam 21.00 WIB.

"Alhamdulillah antusias masyarakat untuk datang ke ruang pamer kami, cukup besar," ujar Anwar.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES