Indonesia Positif

Unisla Gelar Kuliah Umum Hadirkan Kepala Disperindag Provinsi Jawa Timur

Selasa, 23 Januari 2024 - 16:02 | 5.78k
Pemaparan Materi oleh Dr. Iwan, S.Hut., M.M. (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur) pada Kuliah Umum di Aula Gedung Pascasarjana Universitas Islam Lamongan, Selasa (17/03/2023). (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Pemaparan Materi oleh Dr. Iwan, S.Hut., M.M. (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur) pada Kuliah Umum di Aula Gedung Pascasarjana Universitas Islam Lamongan, Selasa (17/03/2023). (FOTO: AJP TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Universitas Islam Lamongan (Unisla) menggelar kuliah umum yang bertemakan "Penguatan Entrepreneurship Menuju World Class University" di Aula Gedung Pascasarjana Lantai 3 UNISLA. Selasa (17/03/2023).

Kuliah umum yang pesertanya adalah seluruh dosen dan mahasiswa se-Unisla dari berbagai fakultas.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur (Disperindag Prov Jatim) Dr Iwan, S.Hut., M.M. hadir sebagai narasumber dalam kuliah umum tersebut. 

Rektor Unisla, Dr. Abdul Ghofur, SE., M.Si dalam sambutannya berharap dengan adanya kuliah umum ini akan semakin banyak mahasiswa yang ternotivasi untuk memulai bisnis karena melihat peluang untuk dapat melakukan perubahan yang penting. 

kuliah-umum-unisla.jpg

"Entrepreneur memiliki cara untuk mengungkapkan wujud kepedulian terhadap masalah-masalah sosial serta mempunyai keinginan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dengan cara memulai berbisnis," ucapnya. 

Ia juga menghimbau agar mahasiswa memanfaatkan secara maksimal kegiatan ini. Sedangkan kepada semua pihak khususnya narasumber, Dr Abdul Ghofur juga menyampaikan rasa terima kasih.

"Semoga dengan diadakannya kuliah umum ini dapat memberikan wawasan baru dan inspirasi bagi para mahasiswa khususnya mahasiswa unisla," katanya.

Sementara itu Iwan, dalam paparan materi menyebut masyarakat yang berpusat pada manusia yang menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial melalui sistem yang sangat mengintegrasikan dunia maya dan ruang fisik, akan tetapi konsepnya jauh lebih luas yang sepenuhnya mentransformasi cara hidup.

kuliah-unisla.jpg

“Pemuda sebagai lokomotif penggerak perubahan harus memiliki tiga karakter. Pertama Inisiatif, kolaborasi dan mampu berinovasi," ujarnya. 

Ia menekankan selain faktor internal dari dalam diri tiap individu untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship, juga dibutuhkan peran universitas dalam memotivasi dan memberikan ilmu penunjang praktik kewirausahaan.

“Tentunya ada peranan pemerintah dalam mendorong ekosistem entrepreneurship agar berkembang di Indonesia,” ujarnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ardiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES