Indonesia Positif

Sektor UKM Dominasi 70 Persen Market Terigu Bogasari

Sabtu, 03 Februari 2024 - 19:15 | 18.40k
Pengunjung Royal Plaza berbelanja Tepung Bogasari saat acara pembukaan Festival Bogasari, Sabtu (3/2/2024). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Pengunjung Royal Plaza berbelanja Tepung Bogasari saat acara pembukaan Festival Bogasari, Sabtu (3/2/2024). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Pabrik tepung terigu  PT Indofood Sukes Makmur Tbk Divisi Bogasari kembali menggelar festival kuliner di Royal Plaza Surabaya, Sabtu (3/2/2024).

Festival Bogasari ini diisi beraneka ragam produk usaha kecil dan menengah (UKM) dan akan berlangsung selama dua hari berturut-turut mulai 3-4 Februari 2024. Total 20 UKM mitra binaan terlibat sebagai peserta.

Bogasari mencatat serapan penjualan tepung terbanyak berasal dari pelaku UKM. Mulai dari tepung protein rendah, sedang hingga tepung protein tinggi.

Jika dirinci, market UKM mencapai 70 Persen, 15 persen industri dan 15 persen rumah tangga. Saat ini Bogasari memang fokus menyasar pasar pelaku usaha kecil menengah.

Julius Ronadi, Vice President (VP) Sales Bogasari Area 3 mengatakan, selama 52 tahun lebih beroperasi, sektor UKM menjadi pelanggan mayoritas Bogasari. 

Karena itulah Bogasari berkomitmen untuk terus tumbuh bersama UKM dengan mengadakan berbagai program kemitraan melalui keanggotaan Bogasari Mitra Card (BMC) yang anggotanya sekitar 45 ribu. 

Tersedia banyak program kemitraan yang diberikan Bogasari kepada para UKM. Mulai dari berbagai kegiatan edukasi, promosi, hingga apresiasi khusus buat UKM, yang bernama Bogasari SME (Small Medium Enterprise) Award dan Gelegar Hadiah BMC. 

Bogasari-2.jpgJulius Ronadi, Vice President (VP) Sales Bogasari Area 3 saat penyerahan hadiah kepada UKM pemenang Bogasari SME Award, Sabtu (3/2/2024). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Sementara di acara Festival Bogasari pertama di tahun 2024 ini, lanjut Julius, ada 2 apresiasi yang diberikan kepada para UKM anggota BMC, yakni Bogasari SME Award 2023 yang mengusung tema penghargaan “UKM Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan” serta Gelegar Hadiah BMC 2023. 

Tema penghargaan UKM Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan ini merupakan yang pertama kali diberikan di ajang Bogasari SME Award sejak diselenggarakan pada 2010 silam.

Tema UKM Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan yang baru diangkat kali ini di Bogasari SME Award bertujuan untuk mengajak sekaligus mendorong UKM untuk mulai menjalankan bisnis yang mengedepankan soal berkelanjutan berdasar atas lingkungan, sosial, dan tata kelola atau yang dikenal dengan istilah ESG (Environmental, Social, Governance). 

"ESG tidak hanya untuk perusahan besar tapi juga mulai menyasar UKM,” papar Julius.

Dari 167 UKM anggota BMC yang mendaftar untuk mengikuti seleksi penghargaan Bogasari tingkat nasional ini diperoleh 9 nominator. 

Yang berhasil menjadi 9 nominator ini merupakan hasil penilaian dari dewan juri yang terdiri dari Akademisi (Ambara Purusottama), Praktisi UKM (Zainal Abidin), dan Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM (Riza Damanik). 

UKM yang berhasil lolos menjadi 9 nominator adalah UKM CV Cerita Bahagia Food (Balikpapan), UD Shabrina (Lumajang), Safir Indo Raya (Mataram), Rido Cake (Jambi), Dynamic Natural Damai (Jakarta), Bakmi Karya Abadi (Jakarta), Adila Snack (Jambi), Mawar Bakery dan Bake Shop (Deli Serdang) dan Kanung (Bogor).  

Kesembilan nominator ini didatangkan khusus ke Surabaya untuk menyaksikan siapa yang akan terpilih menjadi 3 Terbaik UKM Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan. Mereka dinilai dari tiga aspek oleh dewan juri, dengan bobot terbanyak dari aspek kontribusi sosial, ramah lingkungan dan berkelanjutan sebesar 60 persen.

"Selebihnya dari aspek finansial 20 persen dan Manajerial 20 persen,” papar Julius.

Apresiasi kedua yang diberikan kepada UKM di acara Festival Bogasari adalah pengundian Gelegar Hadiah BMC dengan hadiah berupa 10 paket Umroh atau wisata rohani, 6 sepeda motor niaga, 12 sepeda motor listrik, 80 handmixer, 30 tabungan total senilai Rp 30 juta, dan 200 saldo e-wallet otto cash senilai total Rp 40 juta. 

“Semua ini adalah apresiasi terhadap para UKM yang setia tumbuh bersama Bogasari,” tambah Julius seraya mengatakan pengundian Gelegar Hadiah BMC merupakan program nasional yang diikuti oleh ribuan anggota BMC yang tersebut di seluruh Indonesia," ucapnya.

Festival Bogasari yang pertama di tahun 2024 ini tidak hanya akan menghibur pengunjung dengan suguhan aneka makanan, tapi berbagai kompetisi menarik, baik berupa makanan dan pakaian atau fesyen. 

“Karena itulah kami menargetkan 10 ribu pengunjung yang akan menghadiri Festival Bogasari yang mempercayakan Surabaya sebagai kota perdana. Bahkan Festival Bogasari ini  cocok untuk dikunjungi berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, pelajar, sampai kalangan orang tua,” jelas Julius Ronadi.

Lebih rinci, Julius memaparkan Festival Bogasari 2024 mengusung 3 konsep sekaligus. Edukasi, Rekreasi dan Apresiasi. 

Konsep edukasi dengan menggelar empat kompetisi yang melibatkan berbagai kelompok usia dan keluarga. Keempat kompetisi tersebut adalah Lomba Kreasi Roti Bekal Anak yang melibatkan anak dan ibu, Lomba Kreasi Comic Cake dan Kreasi Cromboloni yang akan diikuti siswa SMK jurusan tata boga, Bogasari Recycle Fashion Competition yang melibatkan usia 7 tahun sampai 17 tahun. 

Melalui lomba ini, para peserta akan diuji keahlian membuat dan menyajikan makanan berbasis tepung terigu yang menarik dan kaya nutrisi. 

"Dan kompetisi ini sangat diminati masyarakat dari berbagai kalangan," tambah Julius.

Terlebih khusus Lomba Kreasi Comic Cake dan Kreasi Cromboloni yang akan diikuti 100 siswa SMK yang dibagi dalam 50 kelompok atau tim dan berasal 7 SMK. 

Sedangkan Lomba Kreasi Roti Bekal Anak akan diikuti 49 pasangan ibu dan anak atau sebanyak 98 peserta. 

"Lomba ini pasti seru dan menarik,” ucapnya.

Para siswa SMK yang ikuti berkompetisi adalah SMK Negeri 8 Surabaya, SMK Negeri 2 Trenggalek, SMK Negeri 1 Lamongan, SMK Negeri 1 Cerme Gresik, SMK Negeri 6 Surabaya, SMK Katolik Mater Amabilis Surabaya, dan SMK 17 Agustus Surabaya. 

Konsep edukasi lainnya adalah demo masak yang akan dibawakan oleh Hadi Haudi, baker ahli dari Bogasari Baking Center (BBC) dan Selebgram Nicky Tirta yang akan mendemokan resep “Cronigiri”, serta Tiktok Creative Workshop. 

Workshop selama 60 menit ini  akan menghadirkan pakar media social dari Sociworks Brand Agency yang akan mengajarkan cara membuat video Tiktok yang menarik untuk produk roti dan mie. 

Dari aspek rekreasi ada eksibisi berupa hiburan Dancing Noodle dan Talent Show. Rekreasi yang wajib dinikmati selama 2 hari adalah wisata kuliner.

Karena Festival Bogasari akan menghadirkan puluhan jenis produk makanan berbasis terigu yang dijajakan oleh UKM mitra binaan yang terkenal di wilayah Surabaya dan sekitarnya. 

Seperti produk almond crispy, pie crispy, cookies dan snack, pie brownies sosis lemper, sosis solo, lolita cake, kembang goyang, pia aneka rasa, donat, cromboloni, bolen, aneka strudel, aneka pastry, kue nastar dan masih banyak menu menarik lainnya. 

Kedua puluh UKM yang akan membuka stan penjualan di Festival Bogasari mulai pukul 10 pagi sampai 9 malam adalah Pawon Kue, Lolita Cake, Bakery & Cookies, Bakpia Ulir, Roti Baso Surabaya, Alima, Echiro, Prutty Patisserie, Kebab dan Burger 86, Paguyuban Kue Mutiara Sari, Bakso Tennis Pak Nur Sahid dan Siomay Bandung Ny. Soein.

Kemudian juga ada Allelly Bluder Madiun, Raja Pisang Keju Arjuna, Sanggar Kartini, Club Alumni Bogasari Baking Center, Dyanda Coffee & Bakery, Nutsafir Nutritious Cookies, Affan Terang Bulan Crispy, Gosyen, Dimsumi, Sari Roti, serta aneka produk dari Indofood Grup seperti NICI, Indomie, mineral CLUB dan lain-lain. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES