Indonesia Positif

Green Infrastructure Initiative Bantu Ribuan Warga Malang Selatan Dapat Air Bersih

Rabu, 07 Februari 2024 - 10:53 | 36.85k
Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan saat membuka rapat koordinasi dengan PUPR, KFw perwakilan German di Aula Tirta Lanjut. (Foto: Slamet Mulyono/TIMES Indonesia)
Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan saat membuka rapat koordinasi dengan PUPR, KFw perwakilan German di Aula Tirta Lanjut. (Foto: Slamet Mulyono/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Ribuan warga Malang Selatan akan segera merasakan manfaat air bersih melalui Program Green Infrastructure Initiative (GII) yang didukung oleh Pemerintah Jerman. Program ini bertujuan untuk meningkatkan penyediaan air minum melalui pembangunan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Malang. Salah satu lembaga yang terlibat dalam program ini adalah Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Kanjuruhan.

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, H. Syamsul Hadi S.Sos, MM, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Jerman. Tujuan utamanya adalah untuk menyediakan air bersih bagi warga Malang Selatan di Kabupaten Malang. Salah satu langkah yang diusulkan dalam program ini adalah pengembangan SPAM di Perumda Tirta Kanjuruhan.

Advertisement

Dirut-Perumda-Tirta-Kanjuruhan-b.jpg

Salah satu lokasi pengembangan SPAM yang diusulkan adalah SPAM Sumber Dieng yang terletak di Desa Sukorejo, Kecamatan Gondanglegi. "SPAM ini akan melayani sekitar 23.931 pelanggan di lima kecamatan, yaitu Bantur, Pagelaran, Pagak, Kalipare, dan Donomulyo," kata Samsul Hadi, Rabu (7/2/2023).

Untuk memastikan kesiapan Perumda Tirta Kanjuruhan dalam merealisasikan program ini, pada tanggal 6 Pebruari 2024 telah dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi. Tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPPW) Jawa Timur, perwakilan Kfw Jerman, serta instansi terkait lainnya turut hadir dalam kegiatan ini. Acara dimulai dengan paparan dan diskusi di Aula Perumda Tirta Kanjuruhan, yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung di lapangan.

Hasil survei menunjukkan bahwa perencanaan telah disusun dengan baik, namun masih terdapat kekurangan dalam kesiapan pembebasan lahan di lapangan. Saat ini, proses pembebasan lahan sedang berlangsung di 11 titik yang telah ditentukan.

Dengan dukungan dan pemantauan yang terus-menerus, diharapkan program ini dapat segera direalisasikan untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Malang Selatan dalam hal penyediaan air bersih.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES