Advertisement
Indonesia Positif

Operasi Keselamatan Progo Polres Bantul Rampung, Ini Pelanggaran yang Mendominasi

Operasi Keselamatan Progo 2024 yang dilaksanakan mulai 4 sampai 17 Maret 2024 di lingkungan Polres Bantul telah resmi berakhir. ... ...

TIMES Indonesia,
Operasi Keselamatan Progo Polres Bantul Rampung, Ini Pelanggaran yang Mendominasi
Jajaran Polres Bantul menggelar Operasi Keselamatan Progo 2024 (FOTO: Polres Bantul for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANTUL Operasi Keselamatan Progo 2024 yang dilaksanakan mulai 4 sampai 17 Maret 2024 di lingkungan Polres Bantul telah resmi berakhir. 

Selama periode itu, polisi berhasil menjaring ribuan pengendara motor yang melakukan pelanggaran. Adapun jenis pelanggaran yang dominan iyakni pemotor melawan arus lalulintas dan menerobos lampu lalu lintas atau APILL 

Advertisement

"Selama Operasi Keselamatan Progo 2024 ini pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua dengan jenis pelanggaran paling banyak adalah melawan arus atau melanggar rambu," ujar AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana, Selasa (19/3/2024).

Operasi-Keselamatan-Progo-2.jpg

Pelanggaran lainnya yang ditemukan meliputi kenalpot motor belombongan, pengendara di bawah umur dan tidak menggunakan helm SNI.

Jeffry menerangkan pengendara yang melakukan pelanggaran pun bervariatif. Mulai dari unsur karyawan swasta, pelajar, hingga ASN.

Selama masa pelaksanaan operasi, lanjut Jeffry, terjadi sebanyak 87 kecelakaan lalu lintas.

Advertisement

Operasi-Keselamatan-Progo-3.jpg

“Dari jumlah laka tersebut, terdapat 4 korban meninggal dunia, luka berat 1 orang dan luka ringan sebanyak 100 orang, serta menyebabkan kerugian materi mencapai Rp 37.014.000,” jelasnya.

Oleh karena itu meski Operasi Keselamatan Progo 2024 telah berakhir, Polres Bantul akan tetap mengintensifkan patroli. Hal ini dilakukan untuk menegakkan aturan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Selalu patuhi rambu-rambu, gunakan helm, dan jangan gunakan knalpot tidak standar (brong). Dan perlu diingat, awal mula kecelakaan berawal dari pelanggaran lalu lintas,” pungkas AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana.

Disampaikan sebelumnya, Operasi Keselamatan Progo 2024 digelar selama 14 hari terhitung sejak 4 hingga 17 Maret 2024. 

Tujuan utama dalam operasi gelaran Polres Bantul tersebut adalah untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunnya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

E
PenulisEdy Setyawan Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia