Indonesia Positif

Operasi Keselamatan Progo Polres Bantul Rampung, Ini Pelanggaran yang Mendominasi

Selasa, 19 Maret 2024 - 09:21 | 21.66k
Jajaran Polres Bantul menggelar Operasi Keselamatan Progo 2024 (FOTO: Polres Bantul for TIMES Indonesia)
Jajaran Polres Bantul menggelar Operasi Keselamatan Progo 2024 (FOTO: Polres Bantul for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, BANTULOperasi Keselamatan Progo 2024 yang dilaksanakan mulai 4 sampai 17 Maret 2024 di lingkungan Polres Bantul telah resmi berakhir. 

Selama periode itu, polisi berhasil menjaring ribuan pengendara motor yang melakukan pelanggaran. Adapun jenis pelanggaran yang dominan iyakni pemotor melawan arus lalulintas dan menerobos lampu lalu lintas atau APILL 

Advertisement

"Selama Operasi Keselamatan Progo 2024 ini pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua dengan jenis pelanggaran paling banyak adalah melawan arus atau melanggar rambu," ujar AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana, Selasa (19/3/2024).

Operasi-Keselamatan-Progo-2.jpg

Pelanggaran lainnya yang ditemukan meliputi kenalpot motor belombongan, pengendara di bawah umur dan tidak menggunakan helm SNI.

Jeffry menerangkan pengendara yang melakukan pelanggaran pun bervariatif. Mulai dari unsur karyawan swasta, pelajar, hingga ASN.

Selama masa pelaksanaan operasi, lanjut Jeffry, terjadi sebanyak 87 kecelakaan lalu lintas.

Operasi-Keselamatan-Progo-3.jpg

“Dari jumlah laka tersebut, terdapat 4 korban meninggal dunia, luka berat 1 orang dan luka ringan sebanyak 100 orang, serta menyebabkan kerugian materi mencapai Rp 37.014.000,” jelasnya.

Oleh karena itu meski Operasi Keselamatan Progo 2024 telah berakhir, Polres Bantul akan tetap mengintensifkan patroli. Hal ini dilakukan untuk menegakkan aturan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Selalu patuhi rambu-rambu, gunakan helm, dan jangan gunakan knalpot tidak standar (brong). Dan perlu diingat, awal mula kecelakaan berawal dari pelanggaran lalu lintas,” pungkas AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana.

Disampaikan sebelumnya, Operasi Keselamatan Progo 2024 digelar selama 14 hari terhitung sejak 4 hingga 17 Maret 2024. 

Tujuan utama dalam operasi gelaran Polres Bantul tersebut adalah untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunnya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES