Indonesia Positif

Makin Modern, UMKM Pelka’ Sediakan Transaksi Non Tunai, Aman dan Tidak Ribet

Jumat, 19 April 2024 - 11:43 | 72.00k
Qris milik UMKM Pelka' untuk permudah pembayaran pelanggan. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)
Qris milik UMKM Pelka' untuk permudah pembayaran pelanggan. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Siapa sangka UMKM Pelka’ yang diproduksi oleh kalangan ibu-ibu, tidak mengenal digitalisasi. Justru transaksi UMKM tersebut bisa mencapai puluhan kali dalam sehari. Selain tidak ribet dengan kembali, transaksi non tunai juga menjaga dari keisengan para pembeli.

Transaksi Non Tunai yang disediakan oleh UMKM Pelka milik PKK Desa Pondokkelor Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, berupa marcent QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

QRIS tersebut diberikan oleh BRI pada tahun 2023 kemarin, atau setahun setelah UMKM tersebut sudah memiliki transaksi penjualan yang cukup tinggi. Produk milik UMKM Pelka’ tersebut sudah banyak dikenal dan diminati oleh banyak kalangan, di antaranya mahasiswa dan pegawai.

“Kebetulan disini dengan kampus dan PLTU jadi banyak pelanggan dari mahasiswa dan karyawan yang memesan produk kami. Dalam pembayarannya mereka lebih suka gunakan QRIS karena tidak ribet. Kami pun juga lebih aman dari keisengan pembeli yang bayar pakai uang sobek atau palsu,” ungkap Esti Alfianing Tyas, Ketua UMKM Pelka’.

Menurut istri Kepala Desa Pondokkelor, Fredericks Ade Candra, banyak juga pembeli yang membayar dengan menggunakan QRIS setiap harinya. Mereka berasal dari kalangan mahasiswa dan karyawan PLTU maupun pegawai negeri.

UMKM-2.jpg

Tentunya, pengetahuan mereka terhadap fungsi dan manfaat dari QRIS sudah dimengerti. Sehingga mereka lebih suka dan lebih sering menggunakan QRIS. Kadang juga ada yang pesan dan bayar dulu dengan transfer ke rekening BRI. Jika produk sudah siap, salah satu anggota PKK tersebut yang akan mengantarkannya ke pembeli tersebut.

“Jadi dengan adanya QRIS itu kami sangat terbantu. Tidak perlu bingung dengan uang kembali. Tidak takut dengan uang palsu. Setiap transaksi selesai pasti ada notifikasi ke ponsel. Jadi aman pembayarannya,” jelas wanita berusia 30 tahun tersebut,

Sementara itu, Rosita, salah satu pembeli mengatakan, pihaknya sering menggunakan QRIS setiap membayar, termasuk untuk produk UMKM Pelka’. Jika masih ada market yang menyediakan QRIS pasti dirinya lebih mendahulukan pembayaran non tunai. Sebab dirinya tidak mau direpotkan dengan kembalian.

“Kadang saya tanyakan dulu ke penjualnya, ada QRIS disini pak gitu. Kalau ada pasti saya pakai non tunai. Soalnya tidak bingung dengan kembalian. Keamanan juga terjaga. Termasuk membeli produk Pelka’ ini saya selalu pakai QRIS,” kata mahasiswi tersebut.

Terpisah, Kepala BRI Unit Paiton, Rina Handayani menyampaikan, QRIS tersebut memberikan kemudahan pada penjual dan pembeli dalam transaksi. Karena mereka tidak perlu menyiapkan uang cash untuk bayar dan kembalian. Sehingga transaksi lebih aman. Setiap ada transaksi dilakukan, penjual akan menerima notifikasi di ponselnya bahwa pembayaran telah berhasil.

“Jadi pasti aman, karena setiap transaksi ada pemberitahuannya. Dan notif itu pasti keluar setiap pembeli melakukan pembayaran. Jadi tidak sampai berjam-jam. Uang pembelian itu akan masuk ke saldo rekening milik penjual. Bisa cek di BRImo untuk riwayat transaksinya,” paparnya, (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES