Indonesia Positif

Tingkatkan Kapasitas Fasilitator Pemuda, Polbangtan Malang Semangati Petani Muda Jawa Timur

Sabtu, 20 April 2024 - 20:01 | 29.74k
Polbangtan Malang menggelar Peningkatan Kapasitas Fasilitator Pemuda pada 18-19 April 2024, di Savana Hotel and Convention Malang. (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
Polbangtan Malang menggelar Peningkatan Kapasitas Fasilitator Pemuda pada 18-19 April 2024, di Savana Hotel and Convention Malang. (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) adalah inisiatif yang diluncurkan sebagai bagian dari kerjasama antara Kementerian Pertanian dan IFAD (International Fund for Agricultural Development). Program ini didesain khusus untuk meningkatkan kewirausahaan dan ketenagakerjaan pemuda di sektor pertanian, yang merupakan salah satu sektor kunci dalam perekonomian.

Melalui Program YESS, Kementerian Pertanian dan IFAD berupaya untuk merespons tantangan tersebut dengan menyediakan dukungan yang komprehensif bagi pemuda di pedesaan agar dapat mengembangkan kewirausahaan mereka di sektor pertanian. 

Hal itu sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku ingin membangun ekosistem baru di sektor pertanian agar anak-anak muda mempunyai ruang untuk untung dan berkembang di sektor itu sehingga sektor agro menjadi idola anak muda.
“Saya ingin agar anak-anak muda kita juga mau melirik pertanian sebagai sektor yang diunggulkan,” kata Mentan Amran.

Polbangtan-Malang-b.jpg

Dedi Nursyamsi, senada dengan hal tersebut. Ia berharap melalui program YESS akan terwujud regenerasi pertanian, meningkatnya kompetensi sumberdaya manusia dari perdesaan, meningkatnya jumlah wirausaha muda di bidang pertanian.

"Program YESS ini sangat mendukung dalam pengembangan sumberdaya manusia pertanian, dengan memberdayakan para pemuda tani untuk memanfaatkan sumberdaya alam pertanian di pedesaan, secara optimal, profesional, menguntungkan dan berkelanjutan tentunya mereka ini akan siap menghadapi era milenial," ujar Dedi.

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) atau Pelaksana Program YESS di wilayah Jawa Timur terus berupaya dalam rangka regenerasi pertanian melalui pendampingan dan pengawalan kepada Petani Muda dari Tim Manajemen, yang termasuk juga Fasilitator Pemuda.

Di Jawa timur terdapat 5 Wilayah program YESS yaitu Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, Kabupaten. Pacitan, Kabupaten Banyuwangi, dan Tulungagung yang secara keseluruhan terdapat 183 Fasilitator Pemuda yang mendampingi Petani Muda Program YESS.

Dalam upaya memperkuat kapasitas para fasilitator pemuda dalam mendukung kesuksesan program YESS, Program YESS PPIU Jawa Timur menyelenggarakan acara Peningkatan Kapasitas Fasilitator Pemuda.

Acara ini menjadi tonggak penting dalam memfasilitasi petani muda dalam mengembangkan usaha mereka melalui pendampingan yang diberikan oleh para fasilitator. Dilaksanakan pada Kamis hingga Jumat, 18-19 April 2024, di Savana Hotel and Convention.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak kunci, termasuk Direktur Polbangtan Malang, Project Manager Program YESS Jawa Timur (secara online), dan Tim Manajemen Program YESS PPIU Jawa Timur. Tidak kurang dari 169 fasilitator pemuda dari lima kabupaten program YESS turut hadir, menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pengembangan pertanian di wilayah Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Direktur Polbangtan Malang menegaskan peran penting yang dimainkan oleh fasilitator dalam menyukseskan program YESS. Mereka menjadi ujung tombak dalam melaksanakan kegiatan, dan diharapkan mendapatkan motivasi serta semangat baru untuk terus memberikan pendampingan kepada para petani muda.

"Ke depan, kita akan terus berupaya untuk mencari calon petani muda potensial agar dapat kita lakukan pendampingan dan pengawalan dalam pengembangan usaha mereka" katanya dengan penuh semangat, menekankan pentingnya menjaga irama dan momentum dalam bekerja.

Sementara itu, Project Manager Program YESS menyoroti pentingnya pemahaman tugas dan fungsi yang dilaksanakan oleh para fasilitator pemuda. "Masing-masing fasilitator diharapkan dapat mengidentifikasi petani muda binaan yang potensial sehingga nantinya dapat dibentuk klaster berdasarkan komoditas unggulan," tambahnya. Dengan demikian, diharapkan para fasilitator dapat mencapai tujuan yang disepakati bersama.

Setelah sambutan dan arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang berkaitan dengan teknik pendampingan penerima manfaat, evaluasi data penerima manfaat, pengembangan korporasi petani milenial, pemetaan wilayah kerja fasilitator, pengelolaan dan validasi data calon penerima manfaat, pendampingan PM melalui community based, dan teknik penyusunan laporan kinerja. Semua materi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada para fasilitator sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif dan efisien.

Acara ini tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para fasilitator, tetapi juga sebagai ajang untuk memperkuat jaringan dan kerjasama antar sesama pemangku kepentingan dalam sektor pertanian. Diharapkan, melalui kerja keras dan kolaborasi yang baik, program YESS dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan pertanian di Jawa Timur, khususnya bagi para petani muda yang menjadi fokus utama program ini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES