Indonesia Positif

Jadi ATM Berjalan, Kisah Agen BRIlink Hostiningsih yang Terima Transaksi Dimana Saja

Selasa, 23 April 2024 - 08:30 | 70.58k
Hostiningsih saat melayani nasabah di kediamannya. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)
Hostiningsih saat melayani nasabah di kediamannya. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Tidak seperti kebanyakan orang, metode dan cara  Hostiningsih untuk melayani orang bisa dibilang unik dan tak lazim. Sebagai Agen BRIlink, Hostiningsih senantiasa melayani seluruh transaksi nasabahnya dimanapun dia berada. Bahkan mesin EDC miliknya selalu dikantongi kemanapun dia beranjak.

Diketahui, Agen BRIlink merupakan perluasan layanan BRI dengan menjalin kerjasama dengan nasabah BRI sebagai Agen yang dapat melayani transaksi perbankan. Tidak hanya transaksi tarik atau setor tunai, Agen BRIlink juga dapat melayani transfer uang antar bank maupun bank lain. Serta beberapa transaksi perbankan lainnya.

Hostiningsih tinggal di Desa Binor Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Desanya berada dekat dengan objek vital nasional (obvitnas), yakni Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa-Bali. Tentunya, para pekerja di sana sudah tidak awam lagi dengan digitalisasi perbankan, salah satunya Agen BRIlink tersebut. Sehingga banyak dari mereka yang memanfaatkan Agen BRIlink untuk melakukan transaksi apapun.

Untuk mempermudah transaksi para nasabahnya, wanita yang telah berusia sekitar 45 tahun itu segan sekali untuk melayani para nasabahnya. Bahkan, ia sering menawarkan transaksi tersebut dilakukan di kediaman nasabah atau di lokasi-lokasi lainnya. Sehingga Nasabah tidak perlu datang ke rumah Hostiningsih.

“Kadang saya tawarkan, mau transaksi dimana. Misalnya di rumah orangnya atau di kantor desa ya monggo. Saya tinggal berangkat. Jadi nasabah tidak kerepotan. Karena banyak yang hubungi saya dulu sebelum mereka transaksi. Dimana mbak, saya jawab disini, dia langsung berangkat,” jelas wanita yang akrab disapa Hostin tersebut.

Selain itu, Hostin memang suka bergerilya ke tempat-tempat lain setiap harinya, yang pasti tidak sampai keluar desa. Terlebih dia memang memiliki beberapa kesibukan selain menjadi Agen BRIlink sejak tahun 2022 lalu. Jika dia ada kegiatan di kantor desa, Hostin membawa mesin EDC ke lokasi kegiatan tersebut. Khawatir ada nasabah yang tiba-tiba hendak melakukan transaksi.

Tidak hanya itu, ketika Hostin ke Pantai Bohay yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumahnya itu, selalu membawa mesin EDC. Maklum, karena dia sendiri juga punya kesibukan di sana. Para nasabahnya pun sering datang ke Pantai Bohay untuk melakukan transaksi.

Saat ini, Hostiningsih kembali menjadi level pemula. Sebab transaksinya yang fluktuatif setiap bulannya. Dalam sehari, Hostin melayani hingga 25-30 kali transaksi nasabah. Dari pembayaran kredit, transfer hingga tarik tunai. Layanannya juga meliputi karyawan PLTU, pegawai Tol, hingga masyarakat sekitar.

“Jadi saya upload di Story Whatsapp, misalnya saya ada di Pantai Bohay, yang mau transaksi kesini ya. Nanti mereka pasti merapat ke Pantai Bohay. Jadi kasih tau posisi di stori WA itu dah. Saya sampe dibilang ATM berjalan,” kata wanita dengan dua anak tersebut.

Hosting tidak pernah bingung dengan uang cash setiap ada transaksi dimanapun dia berada. Dia juga tidak pernah membawa uang cash berlebihan jika keluar rumah. Khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, ia aktif menjalin komunikasi dengan mantri BRI. Jika dia membutuhkan uang cash untuk transaksi, maka mantri BRI ini yang membantu untuk mengantarkan uang tersebut ke Hostin di lokasi saat itu.

Kerjasama antara dirinya dengan mantri BRI terus terjalin setiap harinya. Sehingga tidak ada uang cash yang numpuk di rumahnya atau ketika di berada di luar rumah. Itu juga menjadi anjuran dari BRI untuk menghindari terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan.

Selain melayani transaksi, Hostin juga melayani nasabah yang hendak mengajukan pinjaman kredit. Kebetulan BRI menyediakan program pinjaman yang dapat dilakukan oleh Agen BRIlink, yaitu Pinjaman Ultra Mikro (UMi). Program ini dapat dilakukan oleh nasabah melalui Agen BRIlink.

“Lumayan banyak warga sekitar yang mengajukan. Tapi saya selektif sekali untuk mengeluarkan pinjaman itu. Khawatir mereka tidak bayar dan ditagih banyak alasan. Bagaimanapun mereka juga tetangga satu desa,” paparnya.

Kepala BRI Unit Paiton, Rani Handayani menyampaikan, dirinya memang tidak menganjurkan pada Hostiningsih untuk membawa uang cash terlalu banyak. Ada maksimal angka yang dibatasinya setiap hari. Jika membutuhkan uang cash besar untuk transaksi nasabah, mantri BRI akan membantunya.

Kata Rani, agen BRIlink milik Hostiningsih tersebut memang terbilang unik. Dia sangat antusias melayani nasabah meski di luar rumah. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan transaksi tanpa harus datang ke ATM.

“Karena  Agen BRIlink ini untuk membantu memudahkan masyarakat melakukan transaksi tanpa harus datang ke bank atau ke ATM. dengan begitu nasabah bisa lebih mudah. Bahkan Agen BRIlink ini juga dapat melayani pinjaman kredit berupa pembiayaan UMi seperti yang dilakukan Hostiningsih itu,” paparnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES