Indonesia Positif

Makin Mudah, Belanja Batik Ecoprint di Griya Butik Zahra Bisa Pakai QRIS BRI

Selasa, 30 April 2024 - 13:01 | 7.73k
Griya Butik Zahra yang menyediakan transaksi non tunai. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)
Griya Butik Zahra yang menyediakan transaksi non tunai. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Inovasi dan perkembangan dunia perbatikan semakin menggeliat. Kini hadir batik dengan teknik ecoprint. Teknik ini cukup banyak diminati oleh berbagai kalangan, termasuk di Probolinggo, Jawa Timur.

Di kota kecil ini, batik dengan teknik ecoprint dapat dijumpai di Griya Butik Zahra, di Jalan Suyoso, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Teknik ecoprint yang kini digeluti oleh Rina Setiowati itu, merupakan salah satu metode pewarnaan batik yang cukup unik. Bahan-bahan yang digunakan berasal dari tumbuhan alami yang membentuk sebuah motif ramah lingkungan.

Banyak pecinta batik yang suka memburu karya-karya seni seperti ini. Dari kalangan dewasa hingga kaum milenial dan Gen Z. Tak jarang seragam sekolah dan kelompok yang menggunakan batik ecoprint ini di Probolinggo.

Nah, untuk menarik pembeli dan memudahkan transaksi, pemilik batik ecoprint ini, memberikan kemudahan pembayaran menggunakan transaksi digital atau non tunai dengan QRIS BRI untuk pembeli.

“Kadang ada juga pembeli yang menggunakan pembayaran non tunai. Jadi saya menyediakan transaksi melalui QRIS itu,” ungkap Rina.

Griya-Butik-Zahra-2.jpg

Ia menyebut, tidak semua pengunjung yang datang ke butiknya membawa uang tunai. Sehingga ia menyediakan pembayaran digital dengan QRIS tersebut. Transaksi semakin mudah, pembeli tak perlu ribet ke ATM ambil uang tunai.

Ia menyebut, pembayaran QRIS memang lebih mudah dari pada pembayaran tunai. Sejak dirinya menggunakan QRIS dari tahun lalu, hingga kini tak pernah mengalami kendala.

Setiap ada transaksi, kata dia, selalu ada pemberitahuan. Notif itu pun muncul cukup cepat setelah pembayaran. Uang itu langsung masuk ke rekening pribadinya.

“Kalau dibandingkan dengan bayar tunai sebenarnya lebih mudah pakai QRIS. Lebih lagi pembayarannya tidak lama. Cukup memindai barcode,” kata wanita berumur 52 tahun itu.

Sementara itu, Zubaidi, salah satu pembeli asal Probolinggo mengaku lebih suka membayar pakai QRIS. Sebab dirinya cukup membawa ponsel tanpa ribet menggenggam dompet di tangan.

“Tinggal scan saja pakai ponsel. Setelah itu pemberitahuan muncul. Transaksi selesai. Sangat sederhana. Sekarang juga sudah makin modern,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Cabang BRI Probolinggo, Indrayana menjelaskan, pembayaran dengan QRIS akan membantu pembeli dan penjual saat bertransaksi. Pembayaran semakin mudah dan lebih aman. Karena transaksi itu hanya cukup dengan scan barcode tanpa mengeluarkan uang tunai.

“Kami sangat mendukung dan terus mendorong para pelaku UMKM untuk meningkatkan usahanya. Dengan QRIS tentunya semakin mudah melakukan transaksi dan pembukuan penjualannya,” jelasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES