Indonesia Positif

Polres Tasikmalaya Kota Inisiasi Seminar Wawasan Kebangsaan

Rabu, 22 Mei 2024 - 16:55 | 9.71k
Sejumlah peserta antusias mengikuti Seminar Wawasan Kebangsaan di Aula kantor Bapelitbangda, Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Rabu (22/5/2024). (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)
Sejumlah peserta antusias mengikuti Seminar Wawasan Kebangsaan di Aula kantor Bapelitbangda, Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Rabu (22/5/2024). (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, TASIKMALAYA – Mabes Polri melalui Polres Tasikmalaya Kota menginisiasi seminar wawasan kebangsaan yang berlangsung di Aula kantor Bapelitbangda, Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Rabu (22/5/2024). 

Acara ini diikuti oleh ratusan siswa SMA sederajat dan guru pembimbing dari seluruh Tasikmalaya, dengan tujuan menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Joko Sulistiono, menjelaskan bahwa seminar ini mengusung tema "Melalui Semangat Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahir Pancasila, Kita Tingkatkan Nasionalisme, Cinta Tanah Air dan Daya Cegah Terhadap Paham yang Mengancam Kebhinekaan dan NKRI".

Kegiatan ini menurut Joko merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan bekal bagi generasi muda dalam hal wawasan kebangsaan. 

Polres-Tasikmalaya.jpgKapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Joko Sulistiono saat memberikan penjelasan kepada awak media di Aula kantor Bapelitbangda, Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Rabu (22/5/2024). (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

"Nilai-nilai nasionalisme ini harus tertanam dengan kuat di generasi muda, karena mereka inilah yang akan menjadi penerus, calon-calon pemimpin Indonesia di masa depan," ujar AKBP Joko Sulistiono.

Joko menambahkan bahwa dengan menanamkan rasa nasionalisme, diharapkan generasi muda Tasikmalaya bisa memiliki daya tangkal terhadap sebaran paham-paham radikal yang bisa mengancam keutuhan NKRI.

"Tantangan yang dihadapi oleh generasi muda saat ini tentu lebih berat. Salah satunya terkait cepatnya perkembangan teknologi informasi. Mereka harus punya bekal untuk menangkal pengaruh-pengaruh negatif," tambah Joko.

Sementara itu, Pj Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, dalam sambutannya menyoroti harapan menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang. Menurutnya, membekali anak-anak muda dengan wawasan kebangsaan adalah ibarat memberi arah tujuan yang benar.

"Ibarat mau ke Bandung, kita berikan guidance yang benar. Mau lewat Garut, mau lewat Gentong, mau lewat Sumedang silahkan. Yang penting tujuannya benar. Jangan sampai kita mau ke Bandung tapi mengambil arah ke Pangandaran, ya tidak akan sampai," jelas Cheka.

Cheka juga menekankan bahwa tantangan yang dihadapi anak muda zaman sekarang berbeda dengan yang dialami anak muda di masa lalu. "Di bidang teknologi informasi misalnya, kalau dulu kita waktu muda hanya sebatas SMS, nah anak-anak kita sekarang lebih canggih, tantangannya lebih berat. Sebaran informasi dan pengaruh mudah dan cepat," tambahnya.

Ia berharap seminar ini bisa efektif memberikan pengetahuan dan menambah wawasan anak-anak muda dengan pengetahuan kebangsaan yang memadai.

"Dengan demikian, generasi muda kita akan siap menghadapi berbagai tantangan dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES