Benteng Kotano Wuna Raih Rekor MURI, Dinobatkan sebagai Benteng Terluas di Dunia

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Benteng Kotano Wuna, yang terletak di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, kini dinobatkan sebagai benteng terluas di dunia oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Dengan panjang mencapai 8 kilometer, benteng ini mengelilingi kerajaan Muna dan berada di atas tebing tinggi. Penghargaan ini diberikan pada Rabu, 22 Mei 2024, di kantor MURI Jakarta.
Sejarah Benteng Kotano Wuna
Benteng Kerajaan Muna, yang dibangun pada masa keemasan Raja Muna VII, Lakilaponto, telah terverifikasi oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan, yang mencakup wilayah kerja Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Benteng ini lebih luas dan lebih tua dari Benteng Kesultanan Buton yang memiliki panjang 2.740 meter dan luas 23,75 hektar. Sebagai perbandingan, Benteng Kotano Wuna memiliki panjang 8,073 kilometer, tinggi 4 meter, dan tebal 3 meter.
Advertisement
Penyerahan Penghargaan MURI
Penghargaan MURI diserahkan kepada Perhimpunan Masyarakat Muna Indonesia (PMMI) yang diterima langsung oleh Presiden PMMI, La Ode Riago. Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekjen DPN L.M Damrin, Ketua DPW PMMI Jakarta Raya M. Aris Achmad, dan perwakilan pemerintah daerah Muna, Sulawesi Tenggara. La Ode Riago menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah awal dari kebangkitan masyarakat Muna di dunia internasional.
Makna Benteng Kotano Wuna
Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi terhadap sejarah, tetapi juga sebagai penghormatan atas perlawanan masyarakat Muna terhadap penjajah. Hadi Wahyudi, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Muna, mengungkapkan kebanggaannya atas penghargaan tersebut dan menegaskan bahwa Benteng Kotano Wuna adalah salah satu cagar budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Muna.
Lokasi dan Akses Benteng Kotano Wuna
Benteng Kotano Wuna terletak sekitar 300 meter dari Masjid Muna ke arah selatan. Benteng ini terletak di antara bukit-bukit yang disusun rapi, menghubungkan satu bukit dengan bukit lainnya. Topografi wilayah Kota Wuna berbentuk cekung dan diapit oleh bukit-bukit, menjadikan benteng ini sebuah mahakarya arsitektur yang memanfaatkan kondisi alam sekitar.
Dengan penghargaan ini, Benteng Kotano Wuna tidak hanya menjadi ikon sejarah dan kebanggaan lokal, tetapi juga menarik perhatian dunia sebagai salah satu benteng terbesar dan tertua yang pernah ada. Ini adalah prestasi yang luar biasa bagi Kabupaten Muna dan Indonesia.
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Dhina Chahyanti |
Publisher | : Rochmat Shobirin |