Indonesia Positif

Didukung Dana ADD, Berdayakan Kelompok Ternak Desa Tlogosari untuk Sektor Peternakan

Rabu, 29 Mei 2024 - 16:03 | 66.76k
Kepala Desa Tlogosari, Lilik Rahayu, didampingi petugas penyuluh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, saat  pelatihan kelompok tani ternak di Dusun Tegalrejo, Desa Tlogosari, Donomulyo, Kabupaten Malang, Rabu (29/5/2024). (Foto Amin/TIMES Indonesia)
Kepala Desa Tlogosari, Lilik Rahayu, didampingi petugas penyuluh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, saat pelatihan kelompok tani ternak di Dusun Tegalrejo, Desa Tlogosari, Donomulyo, Kabupaten Malang, Rabu (29/5/2024). (Foto Amin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Kegiatan pelatihan kelompok tani ternak dilangsungkan di Desa Tlogosari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Rabu (29/5/2024). 

Pelatihan yang diinisiasi dengan dukungan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Tlogosari ini diberikan langsung petugas penyuluh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang. 

Pelatihan ini diikuti sekitar 40 orang yang tergabung dalam anggota kelompok tani ternak Mukti Rahayu Desa Tlogosari. Materi penyuluhan diberikan oleh penyuluh Vivin Istiqomah. 

Materi penyuluhan terkait PMK (penyakit mulut dan kuku), LSD (Lumpy Skin Disease) atau yang juga dikenal dengan penyakit "lato- lato". Dalam penyuluhannya, petugas banyak memaparkan tentang penyebab dan tanda-tanda penyakit, akibatnya, sekaligus upaya pencegahan dengan vaksin ataupun perwatan kandang

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tlogosari, Lilik Rahayu, mengapresiasi aktifnya keberadaan kelompok tani ternak Mukti Rahayu ini. Dengan adanya kegiatan yang dilakukan kelompok tani ternak tersebut, diharapkan akan mampu mengembangkan potensi sektor perternakan di wilayahnya. 

"Kegiatan ini terealisas dari dana ADD untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat yang langsung dilaksanakan di Dusun Tegalrejo Desa Tlogosari. Semoga dampaknya bisa lebih mengembangkan potensi sektor peternakan," kata Lilik Rahayu, Rabu (29/5/2024). 

Ia juga mengimbau kelompok ternak untuk aktif di kegiatan pemerintahan desa, baik di musyawarah dusun dan musyawarah desa. Dengan demikian, lanjutnya, pemerintah desa bisa memantau dan mengupayakan pemenuhan kebutuhan kelompok ternak dalam mengembangkan usaha peternakannya. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES