Indonesia Positif

Ketua DWP Morotai Berganti, Sekda: Kekerasan Perempuan dan Seksual Masih Luput dari Perhatian

Senin, 03 Juni 2024 - 19:30 | 11.09k
Proses serah terima PAW Ketua DWP Kabupaten Pulau Morotai periode 2024-2029. Senin, 3 Juni 2024. (Foto: Munces For TIMES Indonesia)
Proses serah terima PAW Ketua DWP Kabupaten Pulau Morotai periode 2024-2029. Senin, 3 Juni 2024. (Foto: Munces For TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MOROTAI – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pulau Morotai resmi berganti dari Nursina Rajak Lotar ke Nurlaila Muhammad Umar Ali. Proses serah terima Pergantian Antar  Waktu (PAW) berlangsung di Kawasan Wisata Religi, Gedung Islamic Center (GIC), Morotai, Maluku Utara, Senin (3/6/2024).

Diketahui, Ketua DWP Kabupaten Pulau Morotai sebelumnya, periode 2019 - 2024 adalah Nursina Rajak Lotar, istri dari Kadis Dukcapil Morotai. Dan dilakukan serah terima Pergantian Antar Waktu oleh Ketua DWP Provinsi Maluku Utara Dharmawati Samsudin kepada Ketua DWP Morotai periode 2024-2029, Nurlaila Muhammad Umar Ali.

Pada kesempatan itu, Ketua DWP Provinsi Maluku Utara Dharmawati Samsudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Nurlela Muhammad Umar Ali yang telah menjalankan tugas sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Pulau Morotai dengan penuh dedikasi dan komitmen selama mendampingi suami sebagai Pj Bupati Pulau Morotai.

"Pengabdian Ibu dalam menjalankan tugas tersebut telah memberikan banyak kontribusi positif bagi masyarakat Pulau Morotai. Selanjutnya, saya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kembali kepada Ibu Lela sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan Pergantian Antar Waktu Kabupaten Pulau Morotai," ucapnya.

PAW-Ketua-DWP-Kabupaten-Pulau-Morotai-a.jpgPersonel DWP Kabupaten Pulau Morotai bersama Ketua DWP Provinsi Maluku Utara, Senin (3/6/2024). (Foto: Munces for TIMES Indonesia).

Saya mengingatkan, kata istri orang nomor satu di Pemprov Maluku Utara, kita semua untuk terus melakukan Inovasi dalam setiap program, baik yang bersifat internal maupun external, dengan tetap berdasarkan pada Visi dan Misi Organisasi. Dan, tidak lupa pentingnya kerja sama dan sinergi dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah, organisasi perempuan lainnya serta masyarakat luas. 

Dharmawati juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Nursina Rajak Lotar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pulau Morotai yang lama. Atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya.

Sementara, Sekda Pemkab Pulau Morotai Muhammad Umar Ali selaku penasehat DWP Morotai mengajak para anggota DWP untuk menjadikan organisasi ini sebagai wadah untuk mengarus-utamakan gender. Sesuai dengan semangat DWP yang bertrasnformasi pada era reformasi untuk menjadi organisasi yang lebih progresif dan membawa dampak positif baik bagi anggota maupun masyarakat umum.

"Jika kita berkaca pada kejadian demi kejadian akhir-akhir ini, masih ditemukan isu-isu maupun kasus yang menuntut perhatian perempuan. Kasus kekerasan dalam rumah tangga, yang menjadikan perempuan sebagai korban misalnya, masih kerap terjadi dan luput dalam perhatian kita bersama. Kasus kekerasan seksual juga demikian. Kita belum menghitung kasus ASN menikah tanpa ijin yang juga membuat para istri ASN menjadi korban," tegasnya.

"DWP memang dirancang sebagai wajah baru dari dharma wanita. Perbedaan semangat serta tujuan dari kedua organisasi ini harus tampak dalam keseharian para anggota. Karena hanya dengan peranan yang positif, saya percaya, DWP Morotai akan semakin bermanfaat bagi sesama kaum perempuan dan tentu bagi masyarakat," pungkasnya. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES