Indonesia Positif

Mahasiswa PPG UNIPMA Perkuat Literasi bagi Siswa SD via Pelatihan Story Telling

Selasa, 04 Juni 2024 - 10:14 | 6.94k
Mahasiswa PPG Prajabatan mempraktikkan cara bercerita dan mendongeng. (Foto: humas UNIPMA for TIMES Indonesia)
Mahasiswa PPG Prajabatan mempraktikkan cara bercerita dan mendongeng. (Foto: humas UNIPMA for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MADIUN – Pada Selasa (23/4/2024), mahasiswa PPG Prajabatan PGSD dari UNIPMA Madiun mengadakan kegiatan Projek Kepemimpinan di Desa Kerik, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan.  Mahasiswa bersama dosen menyelenggarakan Gerakan Literasi melalui pelatihan Story Telling. Kegiatan ini diikuti oleh siswa jenjang sekolah dasar mulai dari kelas 3 hingga kelas 6. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak dan mengenalkan ragam cerita berbasis kearifan lokal.

 Tema yang disampaikan oleh mahasiswa PPG Unipma Madiun dan dosen adalah cerita rakyat dari daerah Magetan yaitu Telaga Sarangan.

“Kegiatan ini merupakan sebuah inisiatif yang untuk membantu meningkatkan literasi dan mengembangkan keterampilan mendongeng bagi anak jenjang sekolah dasar,” ungkap Dr. Wachidatul Linda Yuhanna, M.Si, dosen pendamping PPG UNIPMA. 

Kegiatan literasi berupa  story telling ini juga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan dan peningkatan kompetensi peserta didik. Kegiatan story telling ini mendapatkan respon yang positif dan ikuti dengan antusiasme dari seluruh peserta. 

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Muhammad Edi Susilo, Kuncoro Adi Pangestu, Filda Dwi Utami dan 7 mahasiswa PPG Prajabatan PGSD kelas D. Kegiatan ini dibuka Ari Nur Widiyanto, S.Pd. Kepala Desa Kerik. “Kegiatan story telling dapat memberikan dampak yang positif untuk meningkatkan kemampuan literasi pada anak sekolah dasar di Desa Kerik,” ujar Kepala Desa Kerik.

 Selain menjadi pendengar yang baik, anak-anak juga dapat belajar bagaimana cara bercerita dengan baik dan percaya diri. 

Mahasiswa PPG selain memberikan materi seputar story telling, juga membagikan buku cerita dengan kemasan menarik yang berjudul Telaga Sarangan. Anak-anak kemudian diajak untuk menceritakan kembali cerita Telaga Sarangan yang telah mereka baca. Melalui praktik langsung, anak-anak tidak hanya membacakan cerita saja,  tetapi juga memberikan intonasi, suara dan gerakan tubuh yang dapat membuat suasana lebih hidup. Kegiatan ini tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan anak dalam bercerita tetapi juga dapat meningkatkan kemampuan literasi dengan mengenalkan cerita rakyat dari daerahnya. 

Pelatihan story telling untuk siswa sekolah dasar di Desa Kerik merupakan langkah yang nyata untuk membangun budaya literasi dan kecintaan anak pada kearifan lokal. Diharapkan dari kegiatan ini, kemampuan literasi dari anak-anak dapat meningkat dan akan semakin membudayakan kegiatan membaca maupun bercerita. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Bambang H Irwanto
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES