Indonesia Positif

KSM Unisma Malang Ciptakan Ide Bisnis Inovatif Melalui Program Wirausaha Merdeka

Rabu, 05 Juni 2024 - 14:06 | 9.09k
Produk bisnis KSM Recognisi Unisma Malang Abon Nakamaku (Foto: Unisma)
Produk bisnis KSM Recognisi Unisma Malang Abon Nakamaku (Foto: Unisma)

TIMESINDONESIA, MALANG – Pada kegiatan Wirausaha Merdeka (WMK) Universitas Brawijaya, mahasiswa Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Rekognisi Unisma Malang berhasil menciptakan ide bisnis yang menarik perhatian, dengan bimbingan langsung dari sejumlah owner pengusaha terkemuka di kota Malang yaitu CV. WEENE TEXTILE, DIAVEL, dan AYYAM. I

nisiatif ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan potensi kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Dalam sesi pendampingan, mahasiswa perbankan syariah UNISMA yang mengikuti kegiatan WMK tidak hanya diajarkan untuk menggali ide-ide kreatif dan inovatif dalam berbisnis, tetapi juga dilibatkan dalam proses menjalankan bisnis tersebut.

Para pengusaha terkemuka dari sektor bisnis makanan dan minuman (FNB) serta industri tekstil turut berbagi pengalaman dan strategi sukses mereka kepada para mahasiswa. Hal ini memberikan wawasan yang berharga tentang tantangan dan peluang di dunia bisnis.

KSM-Recognisi-Unisma-Malang.jpgKSM Recognisi Unisma Malang saat mengikuti pendampingan Wirausaha Merdeka (WMK) Universitas Brawijaya

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Salah satu keberhasilan yang mencolok adalah ide bisnis yang dihasilkan oleh kelompok ini, yaitu Ayam Jajah, Abon Nakamaku, dan Wadah Jajan.

Ayam Jajah menawarkan produk frozen food ayam bumbu khas Nusantara menggunakan ayam pejantan yang dipadukan dengan model bisnis O2O (online dan offline). Abon Nakamaku yaitu abon yang menghadirkan abon ayam istimewa dengan rempah-rempah pilihan yang khas dan tidak pedas, cocok dinikmati untuk semua kalangan.

Wadah Jajan adalah sebuah inisiatif bisnis yang berdedikasi untuk melestarikan rasa autentik dari jajanan tradisional Indonesia, berupaya menjembatani UMKM local dengan pasar yang lebih luas untuk mengenalkan kekayaan kuliner tradisional yang dimiliki oleh Nusantara.

Ide tersebut tidak hanya inovatif tetapi juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan dampak positif bagi masyarakat. Mahasiswa tidak hanya diberi pemahaman konseptual, tetapi juga diajak langsung untuk menjalankan bisnis mereka.

Dosen pembimbing dan para pengusaha yang terlibat memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan semangat kewirausahaan yang ditunjukkan oleh mahasiswa KSM Rekognisi Unisma. Mereka berharap bahwa keberhasilan ini akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kreativitas dan semangat berwirausaha di lingkungan kampus.

Wirausaha Merdeka di Universitas Brawijaya menjadi platform yang efektif dalam membimbing dan membantu mahasiswa mengembangkan ide bisnisnya, serta memberikan pengalaman praktis dalam menjalankan bisnis.

Kegiatan Wirausaha Merdeka dilaksanakan mulai bulan Agustus sampai Desember 2023, dengan sesi bimbingan bersama owner pengusaha terkemuka berlangsung selama satu bulan pada pertengahan bulan September hingga pertengahan bulan Oktober. Melalui kolaborasi antara akademisi dan praktisi bisnis, diharapkan munculnya lebih banyak inovasi dan karya bisnis yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan perekonomian lokal. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*) Pewarta: Diah Ayu Cahyani, dkk. Mahasiswa KSM Recognisi Universitas Islam Malang (UNISMA)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES