Indonesia Positif

Pokmas Jati Mas Kota Probolinggo Ajak Warga Daur Ulang Sampah Lewat Decoupage

Jumat, 07 Juni 2024 - 12:50 | 71.92k
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Probolinggo, Wawan Soegyanto saat membuka pelatihan kerajinan decoupage oleh Pokmas Jati Mas Kedopok. (Foto: Sri Hartini/TIMES Indonesia)
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Probolinggo, Wawan Soegyanto saat membuka pelatihan kerajinan decoupage oleh Pokmas Jati Mas Kedopok. (Foto: Sri Hartini/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan ekonomi warganya, Pemerintah Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, terus mengadakan berbagai pelatihan kreatif.Salah satunya adalah dengan mengadakan pelatihan decoupage bagi sekitar 25 warga di daerah tersebut.

Pelatihan ini, untuk mengajarkan teknik mendaur ulang sampah menjadi produk bernilai jual sekaligus menjaga lingkungan.

Pelatihan tersebut dipandu oleh Katarina S. Triningrum, yang akrab disapa Bu Asep, pemilik Griya Srikandi dan ahli dalam bidang decoupage, pada Kamis (6/6/2024) di Orien Hall, Kota Probolinggo.

Asisten-Perekonomian-dan-Pembangunan-Pemkot-Probolinggo-b.jpgKaterina, saat memberikan materi dan preaktek lansung kerajinan decoupage. (Foto: Sri Hartini/TIMES Indonesia)

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Probolinggo, Wawan Soegyanto, membuka acara tersebut.

Dalam sambutannya, Wawan menyatakan harapannya agar pelatihan ini dapat memberdayakan masyarakat untuk berkarya dan berpenghasilan, serta mendorong munculnya UMKM yang kompetitif dan mandiri.

“Pelatihan ini untuk memberdayakan masyarakat. Jadi, saya harap peserta dalam pelatihan ini nantinya bisa berkarya dan berpenghasilan,” ucap Wawan. 

Sementara itu, Camat Kedopok, Imam Cahyadi, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memunculkan banyak Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kecamatan Kedopok, yang akan meningkatkan perekonomian warga.

“Harapan saya, akan bermunculan KUBE-KUBE di kecamatan kedupok, sehingga nantinya bisa meningkatkan perekomian warga,” kata Imam Cahyadi

Asisten-Perekonomian-dan-Pembangunan-Pemkot-Probolinggo-c.jpgPara perserta pelatihan saat menunjukkan hasil karyanya. (Foto: Sri Hartini/TIMES Indonesia)

Selama pelatihan, peserta belajar dan mempraktikkan teknik decoupage, yaitu menempelkan gambar pada media seperti botol, talenan, atau tatakan, kemudian melapisinya dengan lapisan transparan seperti vernis atau plitur.

Para peserta juga menerima satu set perlengkapan decoupage, yang mencakup gunting, spons, kuas, lem, nampan, dompet, tempat tisu, dan tisu decoupage.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang pelatihan, menunjukkan keseriusan mereka dalam memanfaatkan ilmu yang diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan menjaga lingkungan.(*)

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES