Indonesia Positif

Membangun Generasi Gunungkidul Berkarakter, Siswa SD Hingga SMA Gelar Manasik Haji Serentak

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:25 | 19.61k
Para peserta manasik haji mendapatkan penjelasan alur simulasi manasik haji dari para pendamping. (Foto Edis/TIMES Indonesia)
Para peserta manasik haji mendapatkan penjelasan alur simulasi manasik haji dari para pendamping. (Foto Edis/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, GUNUNGKIDUL – Ratusan siswa SD, SMP, SMA sederajat se Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, DIY, mengikuti kegiatan simulasi manasik Haji di Lapangan Masjid Jenderal Soedirman,Giriharjo, Panggang, Gunungkidul, Rabu (12/6/2024).

Ketua Panitia Manasik Haji, Nurudin Alhuda, mengatakan, kegiatan Manasik Haji bertajuk 'Manasik Haji Membangun Generasi Gunungkidul Berkarakter' itu diikuti oleh sebanyak 357 peserta.

Selain peserta dari para pelajar tersebut, kegiatan  ini juga diikuti oleh para pendamping yang terdiri dari pihak Kantor Urusan Agama (KUA) setempat, Guru Pendidikan Agama Islam, Pengawas SD, dan Kepala Sekolah.

Nurudin Alhuda mengungkapkan simulasi manasik haji di momen musim Haji 2024 ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada para pelajar mengenai rukun Islam yang ke-5 tersebut.

"Selain itu, kegiatan ini dapat menanamkan pendidikan agama sejak dini, dan tentunya pendidikan karakter," ujar Nurudin Alhuda, yang juga sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Panggang. 

simulasi-manasik.jpg

Sementara itu, Panewu (Camat) Panggang, Taufiq Nur Hidayat, menyampaikan apresiasinya kepada para peserta dan pendamping yang sangat antusias mengikuti kegiatan manasik haji ini. 

Acara ini diselenggarakan merespons surat edaran bersama Kementerian Agama RI nomor  B.1523/.03/4/PP.00/06/2024, No.129/SEB/DISDIK2024, No. 400.8/3546, tentang Pelatihan manasik haji bagi siswa secara bersama. 

"Nah untuk di kabupaten Gunungkidul ini, hari ini digelar secara serentak, termasuk di Kapanewon Panggang," ungkapnya.

Taufiq Nur Hidayat menyampaikan, tujuan kegiatan yang baru perdana di lakukan di sekolah yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul ini diharapkan dapat mengenalkan konsep ibadah haji sekaligus melakukan praktik berhaji. 

"Manasik haji ini digelar juga untuk menambahkan penanaman ilmu agama agar ke depan anak-anak ini mungkin suatu saat berhaji, paling tidak sudah pernah praktik," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES