Indonesia Positif

Desa Semboro Atasi Limbah Rumah Tangga untuk Mencegah Stunting

Senin, 24 Juni 2024 - 15:24 | 9.45k
Sosialisasi tentang penanganan stunting oleh Pemdes Semoboro. (M. Abdul Basid/TIMES Indonesia)
Sosialisasi tentang penanganan stunting oleh Pemdes Semoboro. (M. Abdul Basid/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JEMBERLimbah rumah tangga dari masyarakat masih banyak yang belum bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Banyaknya limbah rumah tangga dibuang begitu saja di aliran sungai, membuat lingkungan tercemar dan sering terjadi banjir. 

Dengan kondisi seperti itu, Pemerintah Desa Semboro yang berkolaborasi dengan Universitas Jember (Unej) mensosialisasikan gizi keluarga berbasis pengolahan limbah skala rumah tangga.

Sosialisasi tersebut digelar di Pendapa Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Senin (24/6/2024).

Kepala Desa Semboro Antoni mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk penanganan stunting di desanya, supaya efektif dan tepat sasaran.

"Sosialisasi ini melibatkan dosen Unej, mahasiswa dan juga narasumber dari Unej juga. Juga melibatkan BUMDes lalu PKK dan juga kader, agar desa kami bisa menangani stunting secara efektif dan tepat sasaran," ujarnya.

Selain itu juga, Antoni menjelaskan sosialisasi tersebut terkait peningkatan gizi yang ada keterkaitannya dengan pengolahan limbah rumah tangga.

"Jadi dari limbah dijadikan maggot yang dapat diberikan untuk pakan ternak lele. Dari lele nanti dimasak dan dikonsumsi untuk anak-anak. Dimana menjadi makanan organik yang sehat," ungkapnya. 

Meski demikian, dia menjelaskan bahwa di Desa Semboro masih ditemukan kasus stunting dan kematian bayi, meski angkanya tidak signifikan. 

Berdasarkan data yang diterima, terdapat 13 kasus stunting dan 1 kasus kematian bayi di desa tersebut.

"Kami terus memberikan tambahan nutrisi tambahan kepada ibu hamil dan bayi dan juga ada peningkatan gizi balita dari desa," ujar dia.

"Besar anggaran (penanganan stunting) sampai Rp175 juta per tahun. Kami berikan dalam bentuk makanan tambahan dan lain-lain yang berkaitan dengan penanganan stunting," imbuhnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES