Advertisement
Indonesia Positif

Mahasiswa FAI Unisma Malang, Siap PPL-KSM ke Luar Negeri

Mahasiswa tengah bersiap bersiap ke luar negeri untuk melaksanakan PPL-KSM. Adapun lokasi yang dituju adalah lembaga pendidikan ABIM di Pulau Penang Malaysia dan lembaga kementrian keagamaan kerajaan Selangor Malaysia.

TIMES Indonesia,
Mahasiswa FAI Unisma Malang, Siap PPL-KSM ke Luar Negeri
Mahasiswa PPL-KSM lembaga pendidikan ABIM di Pulau Penang Malaysia. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Mahasiswa tengah bersiap bersiap ke luar negeri untuk melaksanakan PPL-KSM. Adapun lokasi yang dituju adalah lembaga pendidikan ABIM di Pulau Penang Malaysia dan lembaga kementrian keagamaan kerajaan Selangor Malaysia.

Keikutsertaaan mahasiswa dalam rangka ini adalah 3 dari PGMI, 3 dari PBA, 3 mahasiswa PAI dan 3 mahasiswa dari HKI. “Khusus HKI akan dibicarakan kembali penempatannya, karena tahun lalu, bilik jenazah kembali bermanfaat saat kedatangan mahasiswa Unisma. Mahasiswa juga sudah ditunggu untuk mengajar di ABIM,” ujar Dr. Dian selaku koordinator PPL-KSM Luar Negeri.

Advertisement

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Acara dibuka oleh Ketua PPL FAI 2024 yaitu Bagus Cahyanto, M.Pd dan mendapat pengarahan langsung dari Dekan FAI yakni Dr. Abdul Jalil. Pengarahan juga dihadiri oleh Tim PPL FAI 2024 serta kaprodi di lingkungan FAI. Mahasiswa berharap tifak menemui kesulitan untuk menempuh proses administrasi, karena membutuhkan pasport, serta mahasiswa HKI berharap dapat ditempatkan di Lembaga Kementrian Pembangunan Wanita dan Kebajikan Masyarakat negeri Selangor Malaysia karena FAI sudah melaksanakan MoU dengan pihak kerajaan pada bulan Mei 2024.

Rencana dari Tim PPL Luar Negeri merencanakan adanya beberapa kali pertemuan kembali untuk mahasiswa. Hal tersebut dimaksudkan untuk memberi pembekalan budaya dan bahasa Melayu pada mahasiswa sebelum berangkat, termasuk training bahasa Inggris. Bahasa Arab juga digunakan untuk mengajar sehari-hari di Lembaga ABIM Malaysia. Mahasiswa perlu dibekali budaya Melayu untuk meminimalisir kesalahan bahasa dan tata krama, karena bisa jadi penggunaan bahasa tidak menjadi masalah untuk orang Indonesia, namaun tidak sopan penggunaannya di Melayu. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia