5 Penyakit Mengintai Anak jika Terlalu Banyak Makan Permen

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Semua anak-anak pasti suka dengan permen. Selain rasanya yang beraneka, permen juga umumnya punya bentuk yang lucu menggemaskan.
Makanya anak-anak nggak pernah nolak jika diberi permen. Namun ternyata ada risiko berbahaya yang mengintai jika anak berlebihan mengonsumsi permen.
Advertisement
Berikut risiko terlalu banyak makan permen yang perlu diwaspadai.
1. Meningkatkan risiko diabetes
Meski tidak punya faktor genetis, anak bisa saja terkena doabetes jika terlalu banyak makan permen. Kita tahu bahan utama permen adalah gula. Rasa manis dalam gula yang dikonsumsi terus menerus akan meningkatkan risiko diabetes dikemudian hari.
2. Kerusakan gigi
Gula yang terkandung pada permen akan menghasilkan zat asam yang akan membentuk plak gigi.
3. Radang usus
Permen juga bisa menyebabkan radang usus, terutama permen karet. Jika tertelan, permen karet akan sulit dicerna, sehingga usus bekerja lebih keras.
4. Berpengaruh pada kesehatan tulang
Rasa manis pada permen akan membuat malas bergerak. Jika jarang bergerak, akan mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan tulang pada anak-anak.
Padahal masa anak-anak tulang tengah berkembang.
5. Obesitas
Gula berkontribusi pada kegemukan atau obesitas. Obesitas pada usia anak-anak akan menganggu perkembangannya.
Selain itu obesitas juga akan berpengaruh pada kesehatannya. Anak yang obesitas retan terkena diabetes, gangguan jantung dan sebagainya.
Nah mulai sekarang perhatikan asupan permen untuk anak-anak ya. Meski enak, tapi jangan terlalu banyak mengonsumsinya. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Dhina Chahyanti |
Publisher | : Sholihin Nur |