Kesehatan

Waspadai Tujuh Gejala yang Bisa Muncul Sebulan Sebelum Serangan Jantung

Sabtu, 19 November 2022 - 11:13 | 25.47k
Waspadai Tujuh Gejala yang Bisa Muncul Sebulan Sebelum Serangan Jantung
Serangan jantung disebabkan ketika suplai darah ke jantung tersumbat, membuat otot kekurangan oksigen dan berpotensi menyebabkan kerusakan serius. (FOTO: The Mirror/ Getty Images/iStockphoto).

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Para ahli medis di Inggris menemukan bahwa ada tujuh gejala tidak biasa yang muncul sebulan sebelum serangan jantung. Mengetahui tanda-tanda peringatan yang mengerikan sejak dini bisa membantu mencegah tragedi.

Penelitian menunjukkan bahwa ada tujuh gejala yang bisa menyerang sebulan sebelum serangan mematikan. Menulis di jurnal Circulation, petugas medis juga menemukan bahwa kurang dari sepertiga wanita melaporkan rasa tidak nyaman di dada sebelum serangan jantung.

Serangan jantung, yang dalam istilah medisnya dikenal sebagai infark miokard terjadi ketika suplai darah ke jantung tiba-tiba tersumbat, dan sering kali disebabkan oleh pembekuan darah dan ateroma.

Ini adalah keadaan darurat medis yang sangat serius, dengan NHS menyarankan bahwa jika anda atau seseorang yang dekat dengan anda dicurigai mengalaminya, anda harus segera menelepon 999 dan meminta ambulans.

Ketika darah berhenti mengalir ke jantung secara memadai, hal itu bisa menyebabkan kerusakan parah pada otot organ dan berpotensi mengancam jiwa.

The Mirror melaporkan, bahwa awal tahun ini, NHS Inggris telah meluncurkan kampanye penyelamatan nyawa baru untuk membantu mencegah kematian akibat serangan jantung di Inggris.

Kampanye ini bertujuan untuk mendorong lebih banyak orang menghubungi 999 segera setelah mereka mengalami tanda-tanda awal serangan jantung. Dengan lebih dari 800.000 orang Inggris mengunjungi rumah sakit setiap tahun karena serangan jantung, mengetahui kengerian lebih awal membantu mencegah kematian.

Faktanya, pengobatan dini meningkatkan tingkat kelangsungan hidup dari tujuh dalam 10 menjadi sembilan dalam 10.

Namun, para ahli di University of Arkansas untuk Ilmu Kedokteran menemukan bahwa sembilan puluh lima persen peserta dalam percobaan memiliki gejala yang tidak biasa lebih dari satu bulan sebelum serangan jantung mereka dan ini hilang setelah kejadian.

Gejalanya itu meliputi:

  1. Gangguan tidur
  2. Sesak napas
  3. Gangguan pencernaan
  4. Kecemasan
  5. Lengan atau kaki berat/lemah
  6. Perubahan dalam berpikir
  7. Kehilangan selera makan

The Sun juga melansir, menurut Wakil kepala petugas medis untuk Vitalitas, Dr Anushka Patchava, bahwa gejala umum termasuk nyeri dada, dada sesak, dada terasa berat, juga bisa menunjukkan bahwa otot jantung Anda tidak menerima cukup darah beroksigen.

Dr Anushka Patchava selain Wakil Kepala Petugas Medis, ia antara lain  juga seorang Penasihat Ahli PBB dan WEF dan dokter medis yang berpraktik selama 6 tahun di Sistem Kesehatan Amerika Serikat dan Inggris.

Apa yang menyebabkan serangan jantung?

Serangan jantung disebabkan ketika suplai darah ke jantung tersumbat, membuat otot kekurangan oksigen dan berpotensi menyebabkan kerusakan serius. NHS menjelaskan bahwa sementara tanda-tanda awal dapat bervariasi, sebagian besar mengalami sensasi meremas di dada.

Bagaimana serangan jantung dapat dicegah?

Patchava menjelaskan bahwa ada hal-hal yang bisa anda lakukan sekarang untuk mencegah anda terkena serangan jantung. Para medis mengatakan bahwa mengatur berat badan kita adalah hal yang paling penting, yang harus didukung oleh aktivitas fisik dan langkah yang cukup.

"Ini akan membangun kekuatan kardiovaskular, dengan memperkuat jantung anda dan meningkatkan aliran darah, yang membantu mencegah stroke dan serangan jantung," jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, olahraga teratur bisa menurunkan tekanan darah dan kadar trigliserida, yang akan mengurangi risiko terkena penyakit CVD. "Sebaiknya hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi kolesterol dan garam, yang bisa meningkatkan tekanan darah kita,” tambahnya.

Itulah yang patut untuk diwaspadai tentang tujuh gejala yang bisa diketahui satu bulan sebelum serangan jantung sesungguhnya terjadi dan biasanya bisa sampai fatal. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

KOPI TIMES