Ketahanan Informasi

Ini Daftar 17 Desa Mandiri di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, Apakah Desamu Termasuk?

Rabu, 23 November 2022 - 16:19 | 7.90k
Ini Daftar 17 Desa Mandiri di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, Apakah Desamu Termasuk?
Menteri Desa dan PDTT dalam seremonial pemberian penghargaan terhadap desa mandiri di Bondowoso (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Total ada 17 desa di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berstatus sebagai desa mandiri. Desa-desa tersebut, mendapatkan penghargaan dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Pemberian penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar, di Hotel Grand Padis, Kabupaten Bondowoso, beberapa waktu lalu.

Sementaraa skor desa mandiri tersebut dilihat dari berbagai aspek. Mulai dari indeks ketahanan sosial (IKS), indeks ketahanan ekonomi (IKE) dan indeks ketahanan lingkungan (IKL). Kemudian diakumulasi menjadi indeks desa membangun (IDM).

IKS terdiri dari Dimensi Modal Sosial (indikator solidaritas sosial, memiliki toleransi, rasa aman penduduk, kesejahteraan Sosial); Dimensi Kesehatan (indikator pelayanan kesehatan, keberdayaan masyarakat, dan jaminan kesehatan); Dimensi Pendidikan (indikator akses ke pendidikan dasar dan menengah, akses ke pendidikan non formal dan akses ke pengetahuan); dan Dimensi Permukiman (indikator akses ke air bersih, akses ke sanitasi, akses ke listrik, dan akses ke informasi dan komunikasi).

IKE terdiri dari Dimensi Ekonomi (indikator keragaman produksi masyarakat desa, tersedia pusat pelayanan perdagangan, akses distribusi/ logistic, akses ke Lembaga keuangan dan perkreditan, Lembaga ekonomi, dan keterbukaan wilayah).

Kemudian IKL terdiri dari Dimensi Ekologi (indikator kualitas lingkungan dan potensi rawan bencana dan tanggap bencana).

Adapun daftar desa di Kabupaten Bondowoso yang mendapatkan penghargaan dari Mendes PDTT adalah sebagai berikut.

Pertama yaitu Desa Karanganyar Kecamatan Tegalampel; Desa Kapuran Kecamatan Wonosari; Desa/Kecamatan Binakal; Desa Prajekan Kidul Kecamatan Prajekan; Desa/Kecamatan Wonosari; Desa Maskuning Kulon Kecamatan Pujer.

Kemudian selanjutnya Desa Penanggungan Kecamatan Maesan; Desa/Kecamatan Maesan; Desa/Kecamatan Tamanan; Desa Mengok Kecamatan Pujer; Desa Cindogo Kecamatan Tapen; Desa Koncer Kidul Kecamatan Tenggarang.

Selanjutnya Desa Karanganyar Kecamatan Klabang; Desa Sumber Pakem Kecamatan Maesan; Desa Patemon Kecamatan Pakem; Desa Pakem Kecamatan Pakem; dan Desa Pejaten Kecamatan Bondowoso.

Dalam kesempatan tersebut, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat dikonfirmasi mengatakan, dalam Indeks Desa Membangun (IDM) sudah banyak desa mandiri, bahkan melebihi target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional).

"Target RPJMN kita itu 5000, hari ini sudah 6.236 desa mandiri di Indonesia. Termasuk di Bondowoso ini juga banyak," kata usai acara seremonial Hari Percepatan Pembangunan Daerah di Bondowoso.

Menurutnya, khusus kepala desa mandiri mendapatkan lencana, sebagai wujud apresiasi atas capaian tertinggi kepala desa.

Menurutnya, desa mandiri bukan berarti dana desanya tidak disalurkan. Justru kata dia, desa mandiri membutuhkan lebih banyak anggaran. "Karena nanti ukurannya menjadi berubah," kata dia.

Selanjutnya kata dia, target yang harus dicapai oleh desa mandiri yakni pada ukuran SDGs Desa. Sebab desa mandiri belum tentu desa yang tanpa kemiskinan. Artinya, desa mandiri masih dimungkinkan ada warga miskin. 

"Tapi kalau sudah SDGs yang pertama, desa tanpa kemiskinan. Artinya, sudah tidak ada lagi desa miskin di desa itu. Desa tanpa kelaparan, artinya tidak ada lagi warga desa kena stunting," jelas dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, anggaran untuk desa mandiri harus lebih banyak lagi. Apalagi berbicara SDM dan peningkatan ekonomi.

"Misalnya SDGs ketiga, pendidikan desa berkualitas. Gak akan pernah selesai, Indonesia gak akan pernah selesai berbicara tentang pendidikan," pungkasnya terkait desa mandiri di Kabupaten Bondowoso. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

KOPI TIMES