Ketahanan Informasi

Jusuf Kalla Sampaikan Tiga Kriteria Syarat Layak Menjadi Presidium KAHMI

Jumat, 25 November 2022 - 12:33 | 8.22k
Jusuf Kalla Sampaikan Tiga Kriteria Syarat Layak Menjadi Presidium KAHMI
Ketua Dewan Etik Korps Alumni HMI Jusuf Kalla saat memberikan sambutan pada acara Gala Dinner KAHMI di Palu, Kamis, (24/11/2022) malam. (FOTO: Sarifah Latowa/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PALU – Ketua Dewan Etik Korps Alumni HMI (KAHMI) Jusuf Kalla menyampaikan tiga kriteria yang harus dipenuhi untuk memilih presidium KAHMI, yaitu kecendekiawannya, inovasinya, dan pengabdiannya.

Tiga kriteria tersebut disampaikan Jusuf Kalla (JK) saat memberikan sambutan pada acara Gala Dinner KAHMI di Palu, Kamis (24/11/2022) malam.

Selain itu, mantan Wapres RI ini menegaskan kepada para alumni HMI untuk mengevaluasi kembali terkait tujuan ber-HMI, yakni terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernapaskan Islam, dan bertangung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.

Menurutnya, tujuan HMI sama dengan tujuan KAHMI. “Jika (tujuan) itu tidak tercapai, untuk apa ber-HMI?” tandasnya.

Karena itu, lanjut JK, para alumni HMI harusnya telah dapat menjawab pertanyaan dalam dirinya, apakah sudah intelektual, cendekiawan, dan berpikir keilmuan sesuai insan akademis.

Selain itu, lanjut dia, apakah para alumni HMI sudah menjadi pencipta dan inovator sesuai bidangnya masing-masing.

“Munas bukan hanya membahas dan memutuskan siapa pimpinan yang baru, tetapi mengevaluasi sampai dimana menerapkan tujuan HMI.

Sementara itu, Koordinator Presidium KAHMI Ahmad Doli Kurnia berharap Musyawarah Nasional (Munas) ke-11 KAHMI di Palu menghasilkan gagasan dan pemikiran baru untuk organisasi.

Lewat kesempatan itu, ia mengajak semua orang yang tergabung dalam KAHMI agar mengisi pikiran-pikiran cerdas, visi baru, ide baru, dan gagasan baru tentang gerakan KAHMI untuk lima tahun ke depan, untuk Indonesia yang lebih baik, lebih maju, sejahtera, dan untuk kepentingan umat, Islam dan kejayaan semuanya.

Munas ke-11 KAHMI berlangsung empat hari pada 24-27 November 2022. Agenda lima tahunan itu juga dijadwalkan memilih sembilan presidium baru dari 40 nama yang dinyatakan lolos sebagai bakal calon.

Para bakal calon itu mewakili tiga kategori pertama politisi, kedua akademisi dan birokrasi, serta ketiga pengusaha, professional, dan LSM.

Rangkaian kegiatan Munas XI KAHMI berupa malam silaturahmi, pembukaan, sidang pleno, sesi seminar, sidang komisi, hingga penetapan, dan pelantikan presidium terpilih Majelis Nasional KAHMI.

Selain itu, agenda lainnya adalah acara jalan sehat nasional sekaligus bakti sosial “KAHMI Peduli”, serta beberapa event berupa KAHMI Expo UMKM dan panggung hiburan.

Munas ke-XI KAHMI yang diperkirakan diikuti sekitar 6 ribu lebih peserta ini berasal dari 34 provinsi seluruh Indonesia dan juga 7 perwakilan luar negeri seluruh dunia.  (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

KOPI TIMES