Ketahanan Informasi

Gagasan Visioner Rektor UMG saat Peresmian Bandar Grissee

Selasa, 20 Desember 2022 - 20:34 | 20.16k
Rektor UMG Nadhirotul Laily, S.Psi, M.Psi, Psikolog jadi Narasumber di peresmian Bandar Grissee. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Rektor UMG Nadhirotul Laily, S.Psi, M.Psi, Psikolog jadi Narasumber di peresmian Bandar Grissee. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, GRESIK – Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Nadhirotul Laily, S.Psi, M.Psi, Psikolog terlibat secara langsung dalam kegiatan peresmian Bandar Grissee di Jalan Basuki Rachmat Gresik. Ia didapuk sebagai Narasumber oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik sebagai narasumber untuk menyampaikan materi tentang Model Bisnis Inkubasi Bagi Pelaku Usaha Mikro dengan Konsep Pentahelix.

Diatas panggung persis di depan Gardu Suling yang melegenda di Kabupaten Gresik, beliau dengan lihai dan sistematis menjelaskan gagasan gagasan inovatif untuk perkembangan UMKM di Kabupaten Gresik. Beliau menjelaskan dengan gamblang tentang apa yang menjadi permasalahan UMKM dilihat dari sudut pandang Akademisi, salah satunya adalah permasalahan Manajemen di internal UMKM, sehingga salah satu solusinya adalah mengimplementasikan konsep Pentahelix, dengan sistem Kolaborasi dan Sinergi. Dimana pentahelix ini bisa berperan sesuai dengan kontribusinya masing-masing.

Advertisement

UMG-b.jpg

“Saya mewakili akademisi, dimana para akademisi dari Perguruan Tinggi bisa memberikan kontribusi salah satunya adalah dengan memperbaiki pengelolaan manajemen dari para pelaku UMKM. Karena menurut saya salah satu kelemahan dari UMKM di Kabupaten Gresik ini adalah lemahnya manajemen, sehingga Perguruan Tinggi bisa memberikan pelatihan tentang bagaimana cara mengelola keuangan, SDM, hingga ke metode pemasarannya” tuturnya.

Bersama dengan Direktur Bank Gresik, Al Kusani, SE, MM, Perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan, Inggit serta perwakilan dari pelaku UMKM Nasional, sepakat bahwa Bandar Grissee ini bisa menjadi lokomotif Ekonomi bagi pada UMKM, namun di mana harus dilakukan pengawalan manajemen yang jelas dan ketat mulai dari segala prosesnya dalam manajemen yakni Plan, Do, Chek dan Action harus dilakukan sepenuhnya, serta bukan hanya direncanakan namun tidak ada proses pengawalan.

UMG-c.jpg

Sinergi dari masing masing unsur pentahelix untuk mengembangkan UMKM khususnya di Bandar Grissee ini sangat perlu, sehingga bisa membawa nama Bandar Grissee tidak hanya dikenal sebagai tempat yang instagramable dan herritage saja namun ada berkah pengembangan ekonomi untuk UMKM di dalamnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES