Kopi TIMES

Pendidikan di Tahun Politik

Senin, 27 November 2023 - 15:55 | 26.15k
Oleh : Moh. Rofiq Risandi, Pengamat Politik.
Oleh : Moh. Rofiq Risandi, Pengamat Politik.

TIMESINDONESIA, MALANG – Di tahun politik ini kita sudah mulai bimbang dengan berbagai pilihan yang akan menentukan nasib bangsa Indonesia lima tahun yang akan datang. Berbagai tawaran program yang di promosikan dan janji yang bertebaran bagaimana nanti masyarakat bisa memutuskan pilihan dengan tepat sasaran. Jangan sampai suara kita akan disia-siakan dengan cara tanpa memilih.

Mahasiswa harus benar-benar jeli terhadap calon pemimpin bangsa. Jangan sampai terkontaminasi dengan tawaran-tawaran tak bermoral, selain berpijak pada  idealisme kemahasiswaan. Hal itu harus dipertahankan, jangan sampai malah ikut campur dalam permainan politik yang antik dan pragmatis.

Mahasiswa haru ikut berperan secara aktif menentukan nasib bangsanya, sebab ia yang akan merasakan hasil dari proses politik kemudian hari. Pilih siapa yang memang benar-benar cocok untuk di jadikan pemimpin bangsa, sosok figur seperti apa yang cocok untuk memimpin bangsa Indonesia, ini yang harus kita perhatikan bersama.

Jangan terlalu lemah dengan berbagai tawaran yang ada, fokus pada tujuan yang nyata bahwa mahasiswa memiliki pemikiran yang berbeda dengan masyarakat pada umumnya. Oleh karenanya, mahasiswa dengan prinsip akademik dan nuansa intelektualitas harus mampu memberi corak indikator pemimpin yang ideal. 

Pendidikan di tahun ini sudah di benturkan dengan keadaan yang menegangkan, lembaga-lembaga sudah menjadi ajang kampanye, forum-forum besar sudah menjadi incaran untuk pasang badan. Cari forum sana sini agar dapat mimbar untuk bicara masalah keadaan. Mereka sudah tak lagi bicara masalah pendidikan untuk di sampaikan. 

Politik praktis yang terjadi pada saat sekarang ini, zona kampus yang seharusnya bersifat netral yang tidak dalam keberpihakan golongan manapun dalam konteks politik, sekarang sudah mulai pudar dan sudah mulai tertarik untuk menjadi dalang. Yang mana pendidikan menjadi media dalam melakukan sebuah pengembangan potensi dan mencerdaskan kehidupan agar siap menghadapi kehidupan di masa yang akan datang.

Maka dari itu, bagaimana kita bisa mengembangkan potensi-potensi yang kita miliki itu dalam dunia pendidikan dan jangan sekali terbengkalai akibat kurangnya sebuah pengetahuan. Permainan politik yang mengerikan mengajarkan kita bagaimana agar bersikap tenang untuk mengamati berbagai persoalan.

***

*) Oleh : Moh. Rofiq Risandi, Pengamat Politik.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hainorrahman
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES