Kopi TIMES

Hari Perempuan Internasional: Panggung Kesetaraan Gender Global

Jumat, 08 Maret 2024 - 05:04 | 29.45k
Ayu Apriliyani, Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia, Universitas KH Mukhtar Syafaat, Blokagung, Banyuwangi
Ayu Apriliyani, Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia, Universitas KH Mukhtar Syafaat, Blokagung, Banyuwangi

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Bukan hanya sekadar momen untuk mengucapkan selamat atau membagikan bunga kepada perempuan di sekitar kita. Lebih dari itu, ini adalah panggung penting yang menyoroti perjuangan panjang menuju kesetaraan gender global. Saat kita merayakan prestasi, keberhasilan, dan kontribusi perempuan di berbagai bidang kehidupan, kita juga harus melakukan refleksi yang jujur terhadap ketidaksetaraan yang masih ada.

Dalam banyak negara, perempuan masih menghadapi rintangan besar dalam akses terhadap pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan keadilan. Diskriminasi gender masih melingkupi berbagai aspek kehidupan, membatasi potensi perempuan dan mengurangi kontribusi yang bisa mereka berikan pada masyarakat dan ekonomi.

Hari Perempuan Internasional harus menjadi panggung untuk membangkitkan kesadaran akan masalah-masalah ini dan memicu tindakan konkret untuk mengatasinya. Kita perlu mengakui bahwa upaya kesetaraan gender bukanlah tugas yang harus ditangani hanya oleh perempuan semata. Pemerintah, lembaga internasional, sektor swasta, dan masyarakat sipil semuanya memiliki peran penting dalam memastikan bahwa setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih potensi sepenuhnya.

Lebih dari sekadar perayaan, Hari Perempuan Internasional adalah waktu untuk berkomitmen pada perubahan yang nyata. Itu berarti melibatkan diri dalam advokasi, mendukung kebijakan pro-kesetaraan gender, menghapuskan diskriminasi, dan memastikan bahwa suara perempuan didengar dan dihargai di semua tingkatan kehidupan. Hanya dengan upaya bersama, kita dapat memastikan bahwa hari ini menjadi panggung nyata bagi kesetaraan gender global, bukan hanya slogan yang terdengar manis.

Perayaan Hari Perempuan Internasional harus menghasilkan komitmen yang lebih kuat untuk mengubah sistem yang tidak adil dan mendukung perempuan dalam meraih potensi mereka sepenuhnya. Ini adalah kesempatan untuk menyoroti kesuksesan inspiratif dari perempuan di seluruh dunia dan untuk memperjuangkan perubahan yang diperlukan untuk menciptakan dunia di mana kesetaraan gender adalah kenyataan, bukan sekadar impian.

Tidak boleh berakhir begitu saja setelah tanggal 8 Maret berlalu. Kami harus memastikan bahwa semangat kesetaraan gender terus berkobar sepanjang tahun, dan upaya untuk mencapainya tidak pernah surut. Ini berarti mengubah budaya dan norma yang merugikan perempuan, memperkuat perlindungan hukum bagi mereka, dan memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan memiliki dimensi gender yang kuat. 

Selain itu, penting juga untuk mengakui keragaman perempuan di seluruh dunia. Tantangan dan pengalaman perempuan dapat berbeda-beda tergantung pada konteks sosial, ekonomi, dan budaya tempat mereka tinggal. Oleh karena itu, pendekatan dalam memperjuangkan kesetaraan gender haruslah inklusif dan memperhatikan keberagaman ini.

Hari Perempuan Internasional bukan hanya tentang merayakan prestasi perempuan yang telah berhasil mengatasi rintangan. Ini juga tentang memberdayakan perempuan yang masih berjuang, memberikan dukungan kepada mereka, dan memastikan bahwa hak-hak mereka dihormati dan dijamin. Hanya dengan mendorong kolaborasi dan solidaritas global, kita dapat mengatasi ketidaksetaraan gender dan membangun dunia yang lebih adil dan inklusif bagi semua orang.

Selain itu, Hari Perempuan Internasional juga harus menjadi saat untuk menarik perhatian pada isu-isu spesifik yang mempengaruhi perempuan secara tidak proporsional, seperti kekerasan gender, kesenjangan pembayaran, akses terhadap kesehatan reproduksi, dan representasi politik. Ini adalah saat yang tepat untuk mendengarkan pengalaman perempuan secara langsung, memahami tantangan yang mereka hadapi, dan bekerja sama untuk mencari solusi yang berkelanjutan.

Ketika kita merayakan Hari Perempuan Internasional, mari kita ingat bahwa perjuangan untuk kesetaraan gender adalah perjuangan yang berkelanjutan. Ini bukanlah pencapaian yang bisa dicapai dalam semalam, tetapi memerlukan komitmen jangka panjang dari semua pihak untuk menciptakan perubahan yang berarti. Mari kita jadikan Hari Perempuan Internasional sebagai titik tolak untuk tindakan nyata, untuk membangun dunia di mana setiap perempuan dapat hidup dengan martabat, kesetaraan, dan kebebasan yang mereka layak.

Tentu, upaya bersama dalam mencapai kesetaraan gender global tidak akan terwujud dalam semalam. Ini adalah perjalanan panjang yang memerlukan kesabaran, ketekunan, dan komitmen yang kuat dari seluruh masyarakat. Namun, Hari Perempuan Internasional memberikan momentum penting untuk mempercepat perubahan tersebut.

Dalam merayakan hari ini, kita juga harus mengakui bahwa kesetaraan gender bukan hanya tentang memberikan hak yang sama kepada perempuan, tetapi juga tentang mendorong transformasi budaya yang melibatkan semua orang. Ini tentang mematahkan stereotip gender, memerangi norma-norma patriarki yang membatasi perempuan, dan menciptakan lingkungan di mana setiap individu, tanpa memandang jenis kelamin, dapat hidup dan berkembang sesuai dengan potensinya.

Selain itu, Hari Perempuan Internasional juga merupakan kesempatan untuk memperingati perempuan yang telah memimpin perjuangan untuk kesetaraan gender, baik di tingkat lokal maupun internasional. Mereka adalah pahlawan yang telah menginspirasi jutaan orang dengan keberanian, keteguhan, dan keteguhan mereka. Namun, kita juga harus mengingat bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan mereka.

Jadi, saat kita merayakan Hari Perempuan Internasional, mari kita berjanji untuk tidak hanya menganggapnya sebagai hari libur, tetapi sebagai panggung yang memicu perubahan nyata. Mari kita berkomitmen untuk terus berjuang untuk kesetaraan gender di setiap aspek kehidupan, dari ruang kerja hingga ruang publik, dari politik hingga budaya. Hanya dengan demikian kita dapat menciptakan dunia yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan bagi semua orang.

Sepenuhnya bukan hanya tentang perayaan atau pengakuan semata, tetapi juga merupakan panggilan untuk tindakan nyata menuju kesetaraan gender yang sesungguhnya. Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk merefleksikan perjuangan yang telah dilakukan, mengakui prestasi yang telah dicapai, dan yang lebih penting lagi, untuk merencanakan langkah-langkah berikutnya dalam perjuangan menuju kesetaraan gender yang lebih baik.

Kesetaraan gender adalah hak asasi manusia yang harus diupayakan oleh semua orang, tanpa pandang jenis kelamin, agama, atau latar belakang budaya. Dengan menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung, baik di tempat kerja maupun di masyarakat secara umum, kita bisa memastikan bahwa perempuan memiliki akses yang sama dengan pria dalam segala aspek kehidupan. 

Melalui pendidikan, kesadaran, aksi nyata, dan dukungan bersama, kita dapat menciptakan perubahan yang berkelanjutan dan menciptakan dunia yang lebih adil bagi semua orang. Mari bersama-sama memperjuangkan kesetaraan gender dan menciptakan masa depan yang lebih baik untuk seluruh umat manusia. 

***

*) Oleh : Ayu Apriliyani, Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia, Universitas KH Mukhtar Syafaat, Blokagung, Banyuwangi.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id


______
*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

*) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hainorrahman
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES