Kopi TIMES

Makna Kesucian, Pengorbanan, dan Persatuan di Bulan Haji

Senin, 27 Mei 2024 - 12:25 | 11.69k
Abdullah Fakih Hilmi AH, S.AP., Akademisi dan Wirausahawan
Abdullah Fakih Hilmi AH, S.AP., Akademisi dan Wirausahawan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Bulan Haji adalah momen sakral yang dipenuhi dengan keberkahan dan keutamaan bagi umat Islam di seluruh dunia. Bulan yang penuh berkah ini tidak hanya menjadi waktu untuk menjalankan ibadah haji bagi yang mampu, tetapi juga memberikan pelajaran berharga tentang kesucian, pengorbanan, dan kebersamaan.

Salah satu keutamaan besar Bulan Haji adalah pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci Makkah. Jutaan jamaah dari berbagai belahan dunia berkumpul di sana untuk menunaikan rukun Islam kelima ini. 

Pengalaman beribadah di Baitullah, melakukan sai antara Safa dan Marwah, serta melempar jumrah menjadi momen yang mendalam dan mempererat ikatan spiritual dengan Sang Pencipta.

Bulan Haji menjadi waktu bagi umat Islam di seluruh dunia untuk menjalankan ibadah yang ditekankan selama bulan tersebut, yaitu kurban. Praktik kurban mengajarkan nilai-nilai penting seperti pengorbanan, berbagi rezeki, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kurban, umat Islam diingatkan akan kewajiban mereka untuk saling berbagi rezeki dengan mereka yang membutuhkan.

Bulan Haji juga mengandung makna penting tentang kebersamaan dan persatuan umat Islam. Saat jutaan umat Islam dari berbagai negara berkumpul di Makkah untuk menunaikan ibadah haji, perbedaan warna kulit, bahasa, dan budaya tidak lagi menjadi hal yang memisahkan. Mereka bersatu dalam tujuan yang sama: mencari keridhaan Allah SWT.

Namun, keutamaan Bulan Haji tidak hanya berada di tanah suci Makkah. Bagi umat Islam yang tidak mampu menunaikan ibadah haji, Bulan Haji adalah waktu yang tepat untuk memperdalam ibadah mereka, seperti berpuasa, bersedekah, dan melakukan amal kebajikan lainnya. Setiap amalan kebaikan yang dilakukan selama Bulan Haji memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT.

Dengan demikian, Bulan Haji bukan hanya sekadar momen ritual ibadah, tetapi juga merupakan kesempatan untuk memperdalam makna kehambaan kepada Allah SWT. 

Melalui ibadah haji, kurban, dan amalan kebajikan lainnya, umat Islam diajak untuk merenungkan arti sejati dari kesucian, pengorbanan, dan kebersamaan dalam menjalani kehidupan ini. 

Semoga Bulan Haji selalu menjadi momentum untuk memperkuat iman dan meningkatkan kebaikan bagi umat Islam di seluruh dunia. (*)

***

*) Oleh : Abdullah Fakih Hilmi AH, S.AP., Akademisi dan Wirausahawan.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.

*) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hainorrahman
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES