Kopi TIMES

Menakar Peluang Gus Haris dan Habib Salim Qurays dalam Pilkada Kabupaten Probolinggo

Selasa, 04 Juni 2024 - 15:44 | 67.13k
Ali Imron Maulana, Pegiat sosial media.
Ali Imron Maulana, Pegiat sosial media.

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Pendaftaran Pilkada Kabupaten Probolinggo semakin mendekat, menyisakan waktu kurang dari tiga bulan. Dalam atmosfir politik yang kian memanas, dua nama mulai menyeruak di permukaan: Gus Haris dan Habib Salim Qurays. Dukungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kepada Gus Haris dengan mengusulkan Habib Salim sebagai wakilnya menambah dinamika politik yang menarik untuk disimak. Kombinasi potensial ini menghadirkan harapan baru yang seolah mengalun bagai simfoni di tengah masyarakat Probolinggo.

Gus Haris: Pengasuh Pesantren yang Berjiwa Multitalenta

Gus Haris, seorang pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, dikenal tidak hanya dalam lingkup pesantren tetapi juga di berbagai lapisan masyarakat. Pesantren yang diasuhnya memiliki basis alumni yang luas dan loyal. Dalam dunia politik, pengaruh pesantren ini bagaikan akar pohon yang menghunjam kuat, menciptakan jaringan sosial yang kokoh.

Selain itu, Gus Haris adalah figur yang multitalenta. Sebagai pengusaha, ia memahami dinamika ekonomi dan bisnis yang dapat memajukan perekonomian daerah. Sebagai seniman, ia memiliki kepekaan terhadap budaya dan seni lokal yang memperkaya identitas Kabupaten Probolinggo. Sebagai olahragawan, ia mempromosikan gaya hidup sehat dan aktif, sementara gelar dokter yang disandangnya menunjukkan dedikasinya terhadap kesehatan masyarakat.

Keaktifannya dalam berbagai komunitas, seperti komunitas sepeda dan ontel, mencerminkan kedekatannya dengan rakyat kecil. Gus Haris tidak hanya menjadi pemimpin yang dihormati, tetapi juga sahabat rakyat yang memahami dan merasakan denyut kehidupan sehari-hari mereka. Kedekatan emosional ini menciptakan ikatan yang kuat antara Gus Haris dan pemilihnya.

Habib Salim Qurays: Pengalaman dan Kebijaksanaan dalam Satu Paket

Habib Salim Qurays, di sisi lain, adalah sosok yang tak kalah berpengaruh. Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Ahlussunah Wal Jama'ah, ia memiliki basis massa yang loyal dan berdedikasi. Kiprahnya sebagai mantan Wakil Bupati Kabupaten Probolinggo dan kini sebagai sekretaris DPW PPP Jawa Timur menegaskan pengalamannya dalam pemerintahan dan politik.

Habib Salim membawa pengalaman dan kebijaksanaan yang matang, menjadi pelengkap ideal bagi Gus Haris yang dinamis dan inovatif. Kiprah politiknya memberikan jaminan stabilitas dan kontinuitas dalam pemerintahan. Basis massa dari pesantren yang kuat memastikan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat.

Sinergi yang Menggugah Harapan

Jika Gus Haris dan Habib Salim Qurays benar-benar berpasangan, kolaborasi ini ibarat perpaduan dua aliran sungai yang membawa kesuburan ke seluruh penjuru daerah. Gus Haris dengan energi baru dan ide-ide segar, serta Habib Salim dengan stabilitas dan kebijaksanaan, akan menciptakan sinergi yang kuat. Dukungan dari Gerindra, Golkar, PKS, dan PPP memberikan fondasi politik yang kokoh, bagaikan akar pohon yang menjalar kuat di tanah Probolinggo. Ini bukan sekadar koalisi partai, tetapi sinergi yang saling melengkapi.

Potensi dan Peluang

Potensi kemenangan duet ini sangat besar. Basis massa yang kuat dari kedua pesantren, ditambah dengan dukungan komunitas dan berbagai lapisan masyarakat, menciptakan jaringan yang luas dan penuh loyalitas. Gus Haris dengan karisma dan pendekatan yang merakyat, serta Habib Salim dengan pengalaman dan kebijaksanaannya, menjadikan duet ini simbol harapan baru bagi Kabupaten Probolinggo.

Dalam lanskap politik yang sering diwarnai ketidakpastian, hadirnya Gus Haris dan Habib Salim Qurays menawarkan kepastian: kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai moral, kedekatan dengan rakyat, serta visi yang jelas untuk masa depan lebih baik. Duet ini adalah jawaban atas kerinduan masyarakat Probolinggo akan pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata dan berkeadilan.

Dengan segala keunggulan ini, Gus Haris dan Habib Salim Qurays, jika resmi berpasangan, akan menjadi pasangan yang sangat diperhitungkan dalam Pilkada Kabupaten Probolinggo. Mereka bukan hanya figur politik, tetapi juga representasi dari harapan, perubahan, dan masa depan cerah bagi seluruh masyarakat Probolinggo. Harmoni mereka bagaikan simfoni yang menyentuh sanubari, menggugah setiap hati untuk bermimpi dan bekerja bersama menuju masa depan yang gemilang.

***

*) Oleh : Ali Imron Maulana, Pegiat sosial media.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

 

____________
**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hainorrahman
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES