Kopi TIMES

Makna Liburan bagi siswa

Minggu, 23 Juni 2024 - 02:23 | 13.24k
Hery Setyawan, M.Pd., Guru di SMPN 42 Jakarta dan Guru Penggerak Angkatan 8 Jakarta Utara.
Hery Setyawan, M.Pd., Guru di SMPN 42 Jakarta dan Guru Penggerak Angkatan 8 Jakarta Utara.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebagian besar sekolah kini sudah memasuki masa liburan. Setelah guru disibukan dengan kegiatan proses pengolahan nilai dan diakhiri dengan pembagian raport. Berbagai cara yang dilakukan oleh orang tua untuk mengisi liburan anaknya. Tidak dapat dipungkiri semua orang butuh liburan. Dan tentunya banyak cara yang bisa kita perbuat untuk mengisi waktu liburan.

Liburan tidak selalu membutuhkan biaya yang mahal atau kita mengisi liburan dengan melakukan perjalanan yang jauh. Tetapi bisa berkumpul dengan seluruh anggota keluarga itu menjadi hal yang terpenting. Liburan sendiri bagi siswa sebenarnya bukan hanya waktu untuk istirahat dari pelajaran dan tugas sekolah, tetapi kesempatan belajar untuk sesuatu yang baru, siswa bisa mengeksplorasi dunia, serta menciptakan kenangan tak terlupakan.

Sebagai seorang guru sekaligus orang tua penulis sangat menyadari bahwa pentingnya memaknai liburan bagi siswa agar liburan yang dilalui tidak terkesan sia-sia bahkan menghambur-hamburkan uang saja. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa tips dan ide untuk membantu siswa menemukan liburan yang berkesan. Karena liburan bukan hanya sekedar waktu untuk bersenang-senang dan melepaskan diri dari rutinitas harian, tetapi juga memiliki manfaat yang signifikan bagi perkembangan siswa. 

Berikut adalah beberapa manfaat utama liburan bagi siswa: Pertama, Melepaskan stres dan menyegarkan pikiran. Liburan memberikan kesempatan bagi siswa untuk melepaskan stres yang mungkin mereka alami selama masa sekolah. Beberapa siswa mungkin menghadapi tekanan akademis atau sosial di sekolah, dan liburan menjadi waktu yang sangat dibutuhkan untuk menyegarkan pikiran mereka. Dengan menjauh sejenak dari tugas-tugas sekolah, siswa dapat kembali ke sekolah dengan semangat baru dan siap menghadapi tantangan yang ada.

Kedua, Meningkatkan keseimbangan hidup. Liburan membantu siswa untuk menciptakan keseimbangan antara kehidupan akademis dan kehidupan pribadi. Terlalu fokus pada pelajaran dan aktivitas sekolah dapat membuat siswa merasa terbebani dan stres. Liburan memberi mereka kesempatan untuk menikmati waktu luang dengan melakukan hal-hal yang mereka sukai dan mengembangkan minat di luar kurikulum sekolah.

Ketiga, Pengembangan keterampilan sosial dan kemandirian. Perjalanan liburan seringkali melibatkan interaksi dengan orang-orang baru dan situasi yang berbeda dari yang biasanya dihadapi siswa di sekolah. Ini membantu dalam pengembangan keterampilan sosial mereka, seperti berkomunikasi dengan orang asing, bekerja sama dalam kelompok, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Selain itu, liburan juga dapat meningkatkan rasa kemandirian siswa karena mereka harus mengatur dan mengelola diri mereka sendiri di lingkungan yang tidak terlalu dikenal.

Keempat, Peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang Dunia. Liburan merupakan kesempatan untuk mengenal dan memahami budaya, sejarah, geografi, dan kehidupan di tempat-tempat yang berbeda. Melalui pengalaman langsung, seperti mengunjungi museum, situs sejarah, atau bahkan berinteraksi dengan masyarakat lokal, siswa dapat memperluas wawasan mereka tentang dunia. Hal ini tidak hanya memperkaya pengetahuan mereka, tetapi juga membantu mereka mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang keanekaragaman budaya dan globalisasi.

Kelima, Memperluas perspektif dan toleransi. Liburan juga dapat membantu siswa untuk memperluas perspektif mereka terhadap kehidupan. Mereka dapat melihat bagaimana orang lain hidup, menghadapi tantangan, dan merayakan kehidupan sehari-hari mereka. Ini mempromosikan toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan kemampuan untuk melihat dunia dari sudut pandang yang lebih luas.

Keenam, Memperkuat hubungan keluarga dan teman. Liburan seringkali merupakan waktu yang dihabiskan bersama dengan keluarga atau teman-teman dekat. Ini adalah kesempatan untuk memperkuat hubungan, berbagi pengalaman bersama, dan menciptakan kenangan yang akan diingat sepanjang hidup. Hubungan yang baik dengan keluarga dan teman-teman merupakan faktor penting dalam mendukung.

Liburan seringkali merupakan waktu yang dihabiskan bersama dengan keluarga atau teman-teman dekat. Ini adalah kesempatan untuk memperkuat hubungan, berbagi pengalaman bersama, dan menciptakan kenangan. 

Selain itu, liburan juga memiliki banyak manfaat terutama bagi anak anak kita yang selalu disibukkan dengan rutinitas kegiatan di sekolah baik itu belajar mengajar, ataupun kegiatan lain di sekolah. Waktu liburan sekolah harus benar benar dimanfaatkan orang tua untuk mengajak anaknya dengan harapan setelah masuk sekolah siswa kita akan kembali semangat untuk menuntut ilmu disekolah. 

***

*) Oleh : Hery Setyawan, M.Pd., Guru di SMPN 42 Jakarta dan Guru Penggerak Angkatan 8 Jakarta Utara.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

 

____________
**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hainorrahman
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES