Advertisement
Kuliner

Ingin Jadi Icon Resto Islami, Nama Warkop Santri Dipilih untuk Usaha Kuliner

Ide yang inovatif dan Kreatif. Pemuda ini berani mengambil nama Warkop Santri untuk usaha restonya. Hal ini tampak tak biasa. Karena biasanya kata santri identik dengan belajar dan ngaji ilmu keagamaan.

TIMES Indonesia,
Ingin Jadi Icon Resto Islami, Nama Warkop Santri Dipilih untuk Usaha Kuliner
Suasana Warkop Santri di malam hari (Foto: Zaenal Arifin/TIMES Indonesia)
A-AA+

TULUNGAGUNG Ide yang inovatif dan Kreatif. Pemuda Tulungagung ini berani mengambil nama Warkop Santri untuk usaha restonya. Hal ini tampak tak biasa. Karena biasanya kata santri identik dengan belajar dan ngaji ilmu keagamaan.

Tapi kali ini kata santri diambil untuk mengubah stigma negatif tentang warung kopi yang hanya untuk tempat nongkrong dan nge-game bagi pengunjungnya.

Advertisement

Warkop-Santri-2.jpg

Di Warkop Santri ini, pengunjung akan disuguhi berbagai macam minuman dan makanan spesial. Ada kebab Pisang, Kebab daging, , Kopi Arab, Teh Arab, dan lain-lain yang berbau Timur Tengah. "Sehingga pengunjung bisa memilih berbagai macam drink dan food sesuai seleranya," kata  Anis Abdillah, pemilik warkop santri ini.

Ia juga mengatakan bahwa konsep warkop santri diambil untuk restonya yang bersih dan suasana islami. Hal ini bisa dilihat dengan hiasan di dindingnya ada kaligrafi dan kata-kata motivasi islam, serta musik islami dan tilawatil Qur'an.

Disini juga ada rak buku atau "small library" yang menyediakan buku-buku islami untuk yang hobi membaca. "Jadi disini ngopi sambil belajar Mas " katanya kepada TIMES Indonesia.

Warkop-Santri-3.jpg

"Tempat ini bisa dijadikan Icon warkop yang islami tapi tetap tidak mengesampingkan kearifan budaya lokal dan adat setempat," tambah Anis. 

Warkop ini juga mengedepankan asas silaturahmi antar saudara dan teman. Jadi bisa jadi ajang reunian teman-teman kerja dan belajar sewaktu sekolah dulu. 

Warkop yang berada di jalan KHR.Abdul Fattah ini sangat strategis karena berada di sekitar Pasar Ngemplak pasar terbesar di Tulungagung dan dekat Pondok Putra Menara Al- Fattah Mangunsari Tulungagung. "Pokoknya Kami menghadirkan nuansa Islami di Warkop Santri ini. Hitung -hitung dakwah sambil bisnis," pungkasnya. (*)

Edisi-Senin-31-Agustus-2020-Warkop-Santri.jpg

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Zaenal Arifin
PenulisZaenal Arifin (MG-287)Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia