Kuliner

Semesta Cafe Caruban Hadirkan Sensasi Ngopi yang Berbeda

Minggu, 04 September 2022 - 06:02 | 73.94k
Semesta Cafe Caruban Hadirkan Sensasi Ngopi yang Berbeda
Barista Coffe White Semesta Cafe Caruban, Septian Resvianto saat mendemonstrasikan pembuatan kopi capuccino. (Foto: Aditya Candra/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MADIUNSemesta Cafe Caruban, tempat ngopi yang terletak di Jalan Ahmad Yani Nomor 105, Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan atau Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur hadir dengan menawarkan suasana berbeda. Hadir dengan suasana Jepang Jawa, Semesta Cafe menerapkan konsep kosmologi estoterik Jepang Onmyodo.

Dengan bangunan dua lantai yang cukup megah dengan view menghadap sawah nan hijau, cafe dua lantai ini mempersembahkan berbagai varian kopi dan menu signature minuman mixology dengan konsep alam yang bisa dinikmati semua kalangan.

Dalam soft openingnya pada Sabtu (3/9/2022) sore, Semesta Cafe Caruban juga menghadirkan cupping section, barista presentation, dan signature menu experience

"Jadi value dari opening Semesta Cafe Caruban ini kita memang ingin memberikan pengalaman kepada para influencer dan food vloger yang hadir untuk menafsirkan sendiri bagaimana rasanya ngopi dan menikmati hidangan disini, yang jelas dari chef dan baristanya semuanya sudah profesional di bidangnya," ujar panitia soft opening Semesta Cafe Caruban, Jelly Bagus Prasetyo kepada TIMES Indonesia. 

Semesta-Cafe-Caruban-2.jpgCoffe cupping yang di tampilkan oleh Etha dan Bram, barista profesional Semesta Cafe Caruban. (Foto: Aditya Candra/TIMES Indonesia)

Dalam kegiatan tersebut, para influencer dan food vloger yang hadir diajak untuk mencoba melakukan Coffee Cupping atau yang sering disebut metode mengevaluasi cita rasa dan potensi biji kopi. Biasanya kopi identik dengan rasa pahitnya, namun tidak hanya itu dan lebih kompleks lagi seperti ada acidity atau karakter keasaman pada kopi yang tingkatnya berbeda-beda.

"Ada enam jenis acidity dalam kopi, seperti critic acid, phosporic acid, malic acid, chlorogenic acid, tartaric acid dan quinic acid. Kadang-kadang tidak semua orang bisa identifikasi itu, makanya ada coffee cupping biar kita familiar dengan acidity di kopi itu apa saja, lalu stage selanjutnya mengkalibrasi acidity dari kopi lokal arabica dari Gunung Lawu," tambahnya.

Tak hanya itu, di kegiatan selanjutnya para peserta soft opening juga menikmati pengalaman mencicipi varian kopi espreso dengan tambahan susu, seperti cappucino, piccolo, dan caffe latte yang dibuat oleh salah satu barista Semesta Cafe Caruban, Septian Resvianto. Dengan adanya sedikit modifikasi susu diharapkan memiliki kesan yang berbeda dari pencinta kopi.

"Yang didemonstrasikan tadi dari barista coffee white kita yaitu membuat kopi yang dipadukan dengan susu. Langkahnya biji kopi digiling halus dan diekstrak dengan tekanan 10 bar, dengan suhu air 92 - 93 derajat dengan waktu 26-28 detik, nanti hasil ektraksinya di campur dengan susu yang telah dipanaskan. Perbedaan konteks jumlah susunya yang membedakan menu yang disajikan," terangnya.

Semesta-Cafe-Caruban-3.jpgPara peserta opening Semesta Cafe Caruban saat mencicipi menu signature. (Foto: Aditya Candra/TIMES Indonesia)

Di akhir acara soft opening, Semesta Cafe Caruban juga memperkenalkan tujuh menu minuman mixology signaturenya yang diberi nama dengan bahasa sansekerta, seperti Virendra yang berarti berani, Arunya yang berarti matahari pertama, Chandrabha cahaya bulan, Ayana secantik bunga, Hiranya emas, Shakara pelangi dan Tavasya yang berarti kekuatan.

"Untuk minuman mixology atau istilah lainnya mencampur, karena barista kita dari Kota Batu, makanya banyak memanfaatkan bahan minuman seperti rosemary, mint, selai strawberry, apel serta masih banyak lagi dan tentunya homemade, kecuali varian sirup," tuturnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

KOPI TIMES