Kuliner

Tingkatkan Nilai Ekonomis Gurami, Kalurahan Tritomulyo Gelar Festival Gurami

Rabu, 21 Desember 2022 - 21:15 | 73.67k
Salah satu menu olahan gurami dari peserta. (FOTO: Totok Hodayat/TIMES Indonesia)
Salah satu menu olahan gurami dari peserta. (FOTO: Totok Hodayat/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Pemerintah Kalurahan Tirtomulyo Kretek, menggelar Festival Gurami Tirtomulyo 1, di Balai Kalurahan setempat, Rabu (21/12/2022). Kegiatan ini untuk meningkatkan nilai ekonomis ikan Gurami.

Dengan agenda utama berupa lomba memasak olahan ikan Gurami, pada acara ini juga digelar Bazar produk UMKM dan Lomba Mewarnai tingkat TK dan SD.

Lurah Tirtomulyo Kretek Ridwan Anas menjelaskan, Festival Gurami ini bertujuan untuk menjadikan ikan Gurami sebagai Icon Kalurahan Tirtomulyo. Sebab budidaya ikan Gurami menjadi salah satu potensi yang dimiliki dengan keberadaan Desa Wisata Edukasi budidaya Gurami dusun Kergan.

Saat ini sudah terdapat 10 kelompok pembudidaya Gurami yang tersebar di 10 dusun. Salah satu kolam yang dikelola FPRB akan ditata menjadi obyek wisata kuliner.

Tidak berhenti sampai pada proses budidaya, penguatan ikon gurami juga dilakukan dengan pemberian pelatihan pengolahan ikan gurami. Berkerjasama dengan UGM, melatih warga memasak gurami dengan menu standar hotel dan restoran. Agar dapat dipasarkan untuk kebutuhan hotel dan restoran. 

"Juru masak yang handal menjadi modal untuk meningkatkan nilai ekonomis gurami," jelas Ridwan Anas.

Sebagai bentuk evaluasi terhadap hasil pelatihan, digelar lomba memasak pada festival Gurami. Perwakilan setiap pedukuhan ambil bagian dalam lomba ini. Beragam menu dari Gurami, mulai Gurami bumbu rujak, Gurami sambel mangga, hingga siomay Gurami muncul dalam pelaksanaan lomba.

Staff Direktur Pengabdian bagian Pembinaan UMKM UGM Widodo Usman menjelaskan, kerja sama ini menindaklanjuti permohonan oleh Kalurahan Tirtomulyo. Agar UGM memberikan pendampingan dalam program peningkatan nilai ekonomi Gurami.

Pendampingan oleh UGM diberikan berdasarkan masalah yang dihadapi. Karena masalah yang dihadapi terkait peningkatan nilai ekonomi, maka cukup dilakukan agar produk Gurami memiliki nilai jual yang lebih dibanding dijual sekedar sebagai bahan baku produk olahan pangan. Sehingga pendampingan difokuskan kepada pengolahan Gurami menjadi masakan yang berkelas.

Melalui pelatihan ini diharapkan lahir juru masak handal. Untuk melayani pemesanan dari hotel dan restoran yang sudah menjalin kerja sama dengan UGM. Mengusung konsep tradisional, masakan dapat disajikan langsung di rumah warga. Tanpa perlu membangun tempat khusus layaknya rumah makan.

Koordinator desa wisata edukasi budidaya gurami Sunarto menilai, kerja sama ini harus dimanfaatkan oleh pemerintah Kalurahan Tirtomulyo Kretek. Agar dapat meningkatkan taraf hidup warga, baik melalui program budidaya gurami. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES