News Commerce

Pelaku UMKM Wajib Tahu, Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Dalam Membuat Pembukuan sebelum hadirnya aplikasi Pembukuan

Selasa, 15 November 2022 - 16:07 | 13.68k
Pelaku UMKM Wajib Tahu, Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Dalam Membuat Pembukuan sebelum hadirnya aplikasi Pembukuan
Ilustrasi Software Aplikasi Pembukuan. (Foto: jurnal)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kesalahan-kesalahan kecil seperti salah membuatkan makanan atau minuman untuk pelanggan mungkin bisa dimaklumi. Namun kesalahan pembukuan sudah pasti akan merugikan usaha anda. Kesalahan-kesalahan ini biasa terjadi di perusahaan kecil seperti coffee shop atau food truck yang umumnya tak memiliki jumlah karyawan yang banyak.

Sebab utama dari munculnya kesalahan adalah menjalankan bisnis seorang diri. Mulai dari marketing, proses produksi, hingga pembukuan semuanya dilakukan oleh sang pemilik. Pada awalnya, anda mungkin tak akan merasa kewalahan karena jumlah pelanggan yang masih sedikit.

Namun, seiring waktu anda akan mengembangkan bisnis anda dan kesibukan pun akan bertambah. Pada saat inilah biasanya pemilik bisnis mulai melakukan sejumlah kesalahan. Nah, berikut ini adalah kesalahan-kesalahan pembukuan yang kerap dilakukan oleh pengusaha kecil.

Latar belakang munculnya aplikasi pembukuan

1.    Tak memisahkan keuangan pribadi dan perusahaan

Kesalahan pembukuan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula adalah mencampurkan uang pribadi dengan uang bisnis. Hal ini sangat tidak disarankan, meskipun anda punya kedisiplinan tingkat dewa. Musibah yang tak terduga seperti keluarga sakit atau keperluan mendesak bisa datang kapan saja dan di momen inilah biasanya anda terpikir untuk gunakan uang bisnis dulu.

Hal ini pastinya akan mengganggu cash flow perusahaan anda. Maka dari itu sangat disarankan untuk memisahkan antara rekening pribadi dan perusahaan. Sebaliknya, anda juga harus berhati-hati jika ingin menggunakan uang pribadi untuk perusahaan. Sering terjadi anda lupa mencatat pengeluaran dari dompet anda sendiri dan ujung-ujungnya anda yang rugi!

2.    Melakukan pembukuan secara manual

Jangankan perusahaan kecil, perusahaan yang jumlah karyawannya puluhan pun masih banyak yang melakukan pembukuan secara manual. Spreadsheet Microsoft Excel atau Google Sheet adalah alat yang biasa digunakan untuk mencatat arus kas yang keluar masuk perusahaan.

Cara manual ini punya kelemahan utama, yakni dari sisi human error. Beberapa contoh human error yang mungkin terjadi adalah anda lupa bayar tagihan bulanan atau salah memasukkan pembayaran dari pelanggan. Bahaya kan?!

Sampai di level ini, anda mungkin berpikir untuk mempekerjakan seorang akuntan untuk membantu anda meminimalisir human error yang mungkin terjadi di pembukuan perusahaan anda. Namun, sudah yakinkah anda bahwa akuntan tersebut sudah memenuhi kebutuhan anda?

3.    Mempekerjakan akuntan yang tak sesuai dengan kebutuhan anda

Mencari akuntan sebenarnya tidak sulit. Yang sulit adalah mencari akuntan yang paham seluk beluk bisnis anda. Hal ini penting karena akuntan yang tak paham alur keluar masuk uang bisnis anda tak akan bisa memberikan saran di mana anda bisa menghemat pengeluaran.

Selain itu, anda juga butuh seorang akuntan yang bisa dipercaya. Poin ini jelas penting karena akuntan andalah yang akan mengurus keuangan bisnis anda. Anda tentunya tak ingin mempekerjakan seseorang yang tak jelas latar belakangnya untuk mengatur aspek paling penting dari bisnis anda bukan?

Inilah yang membuat para pengusaha sulit mencari staf akuntan. Dan ketika kita berhasil menemukan orang yang tepat, tak jarang kita harus mengeluarkan biaya yang cukup tinggi untuk membayar gaji.

4.    Salah menggunakan aplikasi pembukuan 

Buat mereka yang kesulitan mencari orang yang tepat pada umumnya beralih menggunakan aplikasi pembukuan. Alasannya sederhana. Aplikasi pembukuan keuangan bisa dipercaya, bisa diandalkan, dan memudahkan urusan pembukuan bisnis anda dengan mengotomatisasi semua hal yang berhubungan dengan keuangan perusahaan.

Namun tak sedikit juga pebisnis yang masih kesulitan menggunakan aplikasi pembukuan keuangan karena terbiasa melakukan pembukuan secara manual selama bertahun-tahun. Ketika software tersebut salah digunakan, bukannya membantu anda, sistem tersebut justru berbalik menjadi senjata makan tuan.

Maka dari itu, pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi pembukuan keuangan di mana sang pengembang softwarenya memiliki layanan pelanggan yang baik. Tanpa layanan ini, percuma anda mengeluarkan banyak uang untuk membeli aplikasi pembukuan keuangan namun justru anda tak bisa menggunakannya.

5.    Menunda-nunda pekerjaan

Bukan hanya pembukuan, pada kenyataannya kita memang sering menunda-nunda pekerjaan karena berpikir masih punya banyak waktu untuk melakukan hal lainnya. Barulah ketika tenggat waktu datang mendekat kita baru memulai pekerjaan yang kini sudah terlanjur menggunung.

Ini adalah kebiasaan buruk yang sulit dihilangkan, namun bukan berarti tak bisa diperbaiki. Biasakan diri anda untuk mengerjakan sesuatu sebelum deadline datang menjemput. Dengan demikian anda bisa fokus bekerja dan memberikan hasil yang terbaik dibanding terburu-buru menyelesaikan pekerjaan yang biasanya berujung pada kesalahan.

Sama halnya dengan pembukuan. Jangan menunda-nunda mengerjakan pembukuan sampai menjelang waktu tagihan datang. Rasa panik biasanya menyertai mereka yang kebut mengerjakan sesuatu menjelang deadline, dan panik rentan dengan melakukan kesalahan. Seperti yang kita ketahui bersama, kesalahan melakukan pembukuan sangatlah fatal.

Pentingnya solusi otomatis aplikasi pembukuan

Pemangku kepentingan seperti manajer, investor memerlukan informasi yang relevan dan real-time untuk membantu mereka membuat keputusan terkait bisnis. Dengan melakukan perekaman data keuangan pada entri jurnal, akan mempermudah proses tersebut. Setiap proses transaksional berdampak pada posisi keuangan bisnis, sehingga harus didukung oleh satu atau lebih dokumen sumber untuk dasar pencatatan pada jurnal atau buku pembantu. Contohnya adalah faktur penjualan, faktur pembelian, penerimaan kas, laporan rekening, dan dokumen lain yang dapat menjadi bukti sah.

Sistem pencatatan yang baik mencakup ringkasan proses transaksional bisnis Anda yang biasanya tercatat dalam jurnal dan buku besar sehingga menciptakan transparansi pada alurnya. Salah satu solusi yang dapat memudahkan pencatatan arus kas secara real-time dan pengelolaan transaksi adalah software keuangan lengkap. Software tersebut dapat mencatat dan mengatur semua aktivitas dalam satu dashboard untuk memudahkan akses kapanpun jika perusahaan membutuhkan. Lalu, pada akhir tahun atau periode tertentu, sistem akan menyiapkan laporan keuangan dengan informasi yang lengkap dan andal untuk membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan.

Manfaat aplikasi pembukuan keuangan

Pencatatan jurnal dan transaksi harian secara manual seringkali memakan waktu lama dan rawan akan kekeliruan. Aplikasi pembukuan keuangan mengotomatiskan pekerjaan pembukuan agar yang lebih cepat dan akurat. Manfaat aplikasi pembukuan keuangan dalam transaksi adalah pencatatan menyederhanakan proses manajemen finansial dan penyimpan catatan keuangan yang akurat. 

Solusi ini adalah sebuah keharusan dalam menjalankan operasional bisnis, dan semakin cepat Anda menerapkannya maka akan semakin baik. Pencatatan ini membantu dalam mengevaluasi efektivitas perusahaan dan perolehan laba selama periode tertentu. Seiring pertumbuhan skala bisnis, kebutuhan akuntansinya menjadi lebih kompleks, sehingga membutuhkan solusi otomatis.

Buat para pebisnis pemula, belajar dari kesalahan adalah hal yang penting. Yang terpenting adalah tidak melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang. Apalagi kesalahan yang dilakukan tersebut berhubungan dengan pembukuan bisnis anda. Ambil tindakan segera untuk menghindari masalah ini, baik itu mempekerjakan akuntan yang bisa anda percaya atau otomatisasi pembukuan dengan aplikasi pembukuan keuangan.

Pembukuan Lebih Sederhana dengan Aplikasi Pembukuan Keuangan Mekari Jurnal

Pembukuan keuangan memang bukan hal yang mudah, namun pembukuan tetap harus dilakukan demi kelangsungan usaha berjalan.

Sebetulnya terdapat 3 cara untuk mengelola pembukuan dalam usaha, yakni dilakukan secara pribadi, menggunakan jasa bookkeeper atau menggunakan aplikasi pembukuan keuangan dan keuangan seperti Mekari Jurnal.

Mekari Jurnal merupakan software akuntansi online dengan laporan keuangan seperti neraca keuangan, arus kas, laba-rugi, dan lainnya. Tujuan Mekari Jurnal adalah memudahkan pembukuan serta proses akuntansi pemilik bisnis.

Jangankan pengeluaran dan pemasukan, aplikasi laporan keuangan Mekari Jurnal sudah dilengkapi dengan Laporan Neraca, Laba Rugi dan Arus Kas.

Bahkan, pembukuan dapat dikelola secara real-time kapan saja dan dimana saja. Masih banyak manfaat Jurnal lain seperti faktur, stok barang, cash link hingga kebutuhan akuntansi dan bisnis lainnya. 

Dengan menggunakan Mekari Jurnal, maka lebih menghemat waktu proses administrasi dan operasional, dengan harga yang efisien, efektif dan cepat. Karena itu, pebisnis bisa lebih fokus untuk mengembangkan usahanya.

Kelebihan Aplikasi Pembukuan Keuangan Jurnal, Solusi Pencatatan Transaksi & Keuangan
Kini Jurnal siap membantu permasalahan anda tersebut. Jurnal merupakan aplikasi POS yang memiliki fitur lengkap yang mudah digunakan dengan harga yang terjangkau. Aplikasi akuntansi dan POS ini berbasis cloud sehingga cocok digunakan oleh toko retail, café dan restoran.

Salah satu fitur Jurnal yang sudah banyak peminatnya adalah fitur akunting. Anda dapat mengontrol segala bentuk pencatatan transaksi atau laporan keuangan dengan lengkap, terjamin aman dan mudah dilihat secara real time. Mari simak keunggulan fitur akunting Jurnal berikut, yuk!

1.    Dashboard Sederhana

Tanpa pencatatan yang berbelit dan rumit, fitur akunting Jurnal menawarkan antarmuka yang mudah dimengerti dan dipahami oleh pemula. Catatan informasi usaha Anda tersimpan di dalam aplikasi Jurnal dengan periode waktu yang digunakan adalah hitungan hari, bulan, dan tahun tersedia dalam bentuk laporan keuangan yang mudah dibaca dan real-time. Sehingga, membuat laporan akhir keuangan dengan aplikasi akunting Jurnal akan semakin mudah hanya beberapa klik saja.

2.    Real-time

Sistem POS seperti Jurnal.id mampu memberi Anda data real-time sehingga Anda dapat membuat keputusan bisnis yang cepat dan cerdas untuk membantu meningkatkan penjualan dan keuntungan. Semua data transaksi yang ada akan tersimpan dan terus terupdate secara real-time setiap harinya.

3.    Tanpa Instalasi terpisah atau tanpa memakai aplikasi pihak ketiga

Fitur akunting Jurnal terhubung langsung dengan Back Office. Sehingga tidak perlu install aplikasi secara terpisah. Bekerja dengan internal divisi finance, accounting maupun departemen lain di perusahaan menjadi lebih mudah dan praktis, karena sistem yang terintegrasi.

4.    Keamanan setara bank

Dengan background perusahaan yang berfokus pada bisnis perbankan, Jurnal memilih menggunakan sistem penyimpanan Cloud dengan sistem keamanan yang setara dengan bank. Setiap pencatatan transaksi dan detail laporan dapat disajikan secara lebih aman dan kredibel.

Sederhananya, dapat dikatakan bahwa sistem POS membuat bisnis Anda lebih berfokus pada biaya, memberi Anda wawasan yang lebih luas tentang pendapatan, membuat Anda menghemat waktu, meningkatkan hubungan dengan pelanggan, dan menggunakan data yang direkam sebelumnya untuk menciptakan tujuan ekonomi.

Demikianlah pembahasan mengenai kesalahan pembukuan yang sering dilakukan oleh pemilik UMKM. Pada dasarnya, membuat pembukuan merupakan hal yang penting, apalagi untuk para pemilik bisnis. Menggunakan aplikasi pembukuan keuangan merupakan salah satu solusi dalam membuat pembukuan. Selain akurat dan lebih tepat, menggunakan aplikasi pembukuan keuangan yang berbasis online juga meminimalisir terjadinya kesalahan human error saat pembukuan dibuat. 

Cari aplikasi pembukuan keuangan yang lengkap tapi mudah digunakan?  daftar Mekari Jurnal yuk, bisa coba gratis untuk 14 hari.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Khoirul Anwar
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

KOPI TIMES