Olahraga

Tak Mau 2 Kali Degradasi, Pemain Persik Kediri Tekadkan Hati Bertahan

Sabtu, 07 Januari 2023 - 11:33 | 41.95k
Yusuf saat merayakan golnya bersama Persik Kediri (Foto: dok Instagram Persik)
Yusuf saat merayakan golnya bersama Persik Kediri (Foto: dok Instagram Persik)

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Nama bek Persik Kediri Yusuf Meilana selama beberapa hari terakhir santer disebut-sebut bakal berlabuh ke Persib Bandung di putaran kedua Liga 1.  

Menanggapi hal tersebut, Yusuf Meilana membantah dengan tegas rumor kepindahannya dan memastikan dirinya loyal kepada Persik Kediri sampai akhir musim.

Advertisement

Terkait rumor kepindahannya ke Maung Bandung, Yusuf Meilana menegaskan tetap bertahan di Persik untuk membantu klub yang telah dibelanya selama 4 tahun terakhir itu bertahan di Liga 1.

"Stay (di Persik). Tidak mungkin saya meninggalkan Persik saat keadaan di bawah (klasemen). Mau perbaiki posisi dulu. Tapi tidak tahu untuk musim depan, " tukas pemain yang kontraknya berakhir 2024 nanti itu, Jumat, (06/01/2023).

Meski membantah dirinya bakal segera hijrah ke Persib Bandung, Yusuf tak memungkiri memang ada tawaran untuknya dari sejumlah klub besar di tanah air. Tidak hanya 1 tapi ada 4 klub yang telah menjalin komunikasi untuk bisa mendapat tanda tangannya.  "Ada, klub besar, " ujar Yusuf.

Persik saat ini menjadi tim paling bawah di klasemen sementara Liga 1 dengan 10 poin. Dari 17 laga yang sudah dijalani selama putaran pertama, Persik hanya mampu menang 1 kali,  draw 7 kali dan sisanya kalah. Melihat kondisi itu, Yusuf Meilana bertekad untuk membawa Persik bertahan di Liga 1 dengan menembus 10 besar.  

Sebagai putra daerah asli Kediri, Pemilik nomor punggung 7 di skuad Macan Putih itu sebelum menjadi pemain juga adalah seorang Persikmania - julukan suporter Persik.

Yusuf tidak mau nasib Persik pada tahun 2017 kembali terulang. Saat itu Persik Kediri secara tragis terdegadrasi ke Liga 3. "Kita tahu rasanya di awal 2017 terdegradasi ke Liga 3, Terus naik, tentu motivasi lebih tinggi.  Jangan sampai saya pribadi turun kasta 2 kali," tegas Yusuf.

Sosok pemain kelahiran kediri 24 tahun lalu itu memang sangat berarti bagi Persik Kediri. Meski posisi utamanya di belakang, Yusuf merupakan salah satu pemain yang aktif maju membantu membangun serangan Persik dari samping kiri lapangan.

Di Liga 1 musim ini, Yusuf telah mencetak 1 gol, lebih banyak daripada mantan striker Persik asal Brazil Joanderson yang nihil gol.   Gol tersebut diciptakan Yusuf saat laga melawan Borneo FC.  

Dalam laga itu, berawal dari umpan Agil Munawar, Yusuf Meilana  yang berdiri di kiri gawang menyambut dengan tendangan first time yang gagal diantisipasi kiper Borneo FC.  Gol Yusuf sempat membawa Persik memimpin, meski akhir kalah 1-2.

Pada sejumlah laga di sisa putaran pertama yang digelar dengan sistem bubble, pelatih Persik Kediri Divaldo Silva bahkan sempat langsung menempatkan Yusuf Meilana sejajar dengan penyerang di depan, bukan lagi menyerang melalui samping.

Yusuf sendiri mengaku tak mempermasalahkan bermain di depan atau belakang.  Ia mengaku menikmati dan tetap nyaman ketika harus menjalankan 2 peran berbeda,yakni saat menjadi winger untuk menusuk lewat sisi samping lapangan ataupun ketika harus berjibaku di belakang menahan gempuran para penyerang lawan. 

Sosoknya sendiri tak tergantikan di sisi kiri pertahanan Persik, dari 17 laga yang dijalani Persik di putaran pertama, nama Yusuf hanya sekali absen.  "Kita tanggung jawab posisi. Mungkin menyerang itu mudah, bertahan itu yang susah," tukas pemai bertinggi 1,76 cm itu.

Musim lalu Yusuf Meilana bermain sebanyak 21  kali di Liga 1 dan mencatatkan 2 assist untuk membantu Persik Kediri mencetak gol. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES