Olahraga

Pangdam Sempat Salah Ucap Salam Bonekmania, Netizen: Perubahan Biasanya Dimulai dari Kesalahan

Kamis, 29 Juni 2023 - 08:38 | 93.88k
Pangdam Mayjen Farid Makruf menyapa puluhan ribu bonek di Stadion Bung Tomo Surabaya. (Foto: Dokumen TIMES Indonesia)
Pangdam Mayjen Farid Makruf menyapa puluhan ribu bonek di Stadion Bung Tomo Surabaya. (Foto: Dokumen TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Pangdam V Brawijaya Mayjen Farid Makruf, menjadi sorotan setelah salah mengucapkan salam ke Bonekmania, suporter klub sepak bola Persebaya pada 19 Juni 2023. Sebelum laga Persebaya v Persija dimulai, Makruf memberi sambutan.

Namun sebelum mengakhiri ia mengucapkan "Salam Satu Jiwa", yang sebenarnya merupakan salam khas Aremania, bukan Bonekmania. Seharusnya, salam yang diucapkan adalah "Salam Satu Nyali".

Advertisement

Kesalahan ini sempat membuat dunia maya gempar. Netizen pun ramai-ramai memberikan komentar di berbagai media sosial. Mayjen Farid Makruf pun meminta maaf dan mengaku tidak sengaja mengucapkannya.

"Sebagai laki-laki dan bapak Bonek, saya minta maaf," tegasnya di hadapan Bonek.

Namun, kejadian ini justru memunculkan pandangan baru. Banyak netizen yang beranggapan bahwa kesalahan tersebut adalah dorongan naluriah dari Pangdam.  

"Ini bisa jadi merupakan tanda bahwa Pangdam menginginkan suporter bola di Jatim, Bonekmania dan Aremania, untuk bersatu," ucap Fany, salah satu netizen yang mengaku suporter bola asal Makassar.

Sebagai negara dengan antusiasme sepak bola yang tinggi, persatuan dan kekompakan antara suporter adalah hal yang diharapkan. "Tidak ada rivalitas. Yang ada kebersamaan, kekompakan, dan persatuan," ujar salah satu netizen.

Jadi, meski awalnya tampak seperti kesalahan, mungkin inilah momen bagi kita semua untuk mengubah perspektif. 

"Mengapa tidak menjadikan "Salam Satu Jiwa, Salam Satu Nyali" sebagai salam yang bersamaan? Setidaknya, itulah yang tampaknya dicoba sampaikan oleh Pak Pangdam," ucap netizen lainnya.

"Jadi, bukan hanya "nyali" yang dibutuhkan Bonekmania, tapi juga "jiwa" yang dimiliki Aremania," tambah netizen lainnya.

Kedua salam tersebut bisa menjadi simbol baru untuk persatuan suporter sepak bola di Jatim. Suporter bola bersatu, tanpa rivalitas, dalam kebersamaan, kekompakan, dan persatuan.

"Tampaknya, Pangdam V Brawijaya Mayjen Farid Makruf, tanpa sengaja telah menanam benih kebersamaan di antara Bonekmania dan Aremania. Lucu memang, tapi siapa bilang perubahan tidak bisa dimulai dari sebuah kesalahan?," papar seorang nerizen lainnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Khoirul Anwar
Publisher : Rifky Rezfany

Konten promosi pada widget ini bukan konten yang diproduksi oleh redaksi TIMES Indonesia. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES