Olahraga

Jaga Asa Piala Asia 2023, Indonesia Wajib Menang Lawan Vietnam

Jumat, 19 Januari 2024 - 09:17 | 22.70k
Striker Timnas Indonesia Rafael Struick dikepung pemain Irak di laga perdana Grup D Piala Asia 2023. Indonesia akan menjalani laga berat melawan Vietnam, Jumat (19/1/2024) malam.
Striker Timnas Indonesia Rafael Struick dikepung pemain Irak di laga perdana Grup D Piala Asia 2023. Indonesia akan menjalani laga berat melawan Vietnam, Jumat (19/1/2024) malam.

TIMESINDONESIA, JAKARTATimnas Indonesia harus bisa mengalahkan Vietnam, Jumat (19/1/2024) malam nanti demi menjaga asa di Piala Asia 2023.

Indonesia dan Vienam sama sama meraih kekalahan pada laga perdana Grup D. Timnas Indonesia kalah 1-3 dari Irak, sedangkan Vietnam tunduk dari raksasa Asia, Jepang dengan skor 2-4.

Dengan kondisi di atas, langkah Indonesia menjaga asa untuk lolos ke babak 16 besar hanya dengan cara mengalahkan Vietnam. Yang menjadi masalah Vietnam juga berburu hal sama. 
 
Saat ini Indonesia menempati posisi juru kunci klasemen sementara Grup D tanpa raihan poin dengan defisit dua gol, sama dengan Vietnam yang menghuni posisi ketiga namun unggul produktivitas gol.
 
Terkait hal ini, pelatih Shin Tae-yong sudah menyiapkan formula untuk meredam tim Vietnam. Dirinya pun sudah mempelajari dengan baik kelebihan dan kelemahan tim berjuluk The Golden Stars Warriors tersebut.

“Kami sudah sering bertemu dengan Vietnam. Tidak hanya di Piala Asia tetapi juga bertemu di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Indonesia dan Vietnam sama-sama kalah di laga perdana. Untuk itu, tidak ada pilihan lain selain menang," kata Shin Tae-yong seperti dikutip dari situs PSSI.

Jika pada akhirnya skuad Garuda mampu menenggelamkan Vietnam, Indonesia selanjutnya diharapkan dapat menahan imbang atau kalah dengan selisih gol tipis dari Jepang.

Seandainya Indonesia gagal mengamankan poin penuh dari Vietnam, target Shin Tae-yong untuk lolos ke babak 16 besar semakin berat karena harus mengalahkan Jepang pada partai pamungkas pada 24 Januari 2024.

Menghadapi Vietnam yang sudah menjadi lawan tradisional di level ASEAN, pelatih asal Korea Selatan tersebut menyatakan ada perubahan gaya permainan besok dari Timnas Indonesia.

“Saya pastikan laga akan lebih baik, kami punya pemain lain yang belum dimainkan. Saya punya gaya sendiri di sepak bola dan selalu mencoba untuk menempatkan sebaik mungkin. Kami punya waktu terbatas tetapi kami selalu berkembang dengan instruksi saya," tambahnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES