Olahraga

Kejuaraan Klub Mitra Djarum 2024 Diserbu Ratusan Pemain se Indonesia

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:52 | 22.18k
Para atlet bulutangkis antusias mengabadikan foto saat meet & greet bersama Tontowi Ahmad. (Foto: Istimewa)
Para atlet bulutangkis antusias mengabadikan foto saat meet & greet bersama Tontowi Ahmad. (Foto: Istimewa)

TIMESINDONESIA, KUDUS – Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2024 diikuti sebanyak 363 atlet muda berbakat dari 27 klub yang tersebar di 19 kota di Indonesia. Gelaran kejuaraan ini sebagai upaya peningkatan kemampuan, bakat, dan teknik, atlet-atlet klub bulutangkis.

Selain tujuan positif tersebut, ratusan atlet tersebut juga mengincar untuk bisa meraih podium tertinggi melalui kompetisi sengit yang berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus yang digelar sejak tanggal 20 Februari hingga 24 Februari 2024 mendatang. Ratusan atlet yang berlaga berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Nias, Sumatera Utara, hingga Manado, Sulawesi Utara.

“Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2024 merupakan upaya menghadirkan turnamen kompetitif bagi atlet-atlet muda yang bernaung dalam klub mitra PB Djarum,” ujar Fung Permadi selaku Manajer Tim PB Djarum, Jumat (21/2/2024).

Dengan pengalaman bertemu lawan dari berbagai daerah di Indonesia ini, Fung berharap para atlet bisa meningkatkan kemampuannya. Sehingga kelak, memperkuat asa mereka untuk menjadi pahlawan bulu tangkis dan mengharumkan nama Indonesia di masa mendatang.

“Sepulang dari kompetisi ini, mereka diharapkan membawa bekal yang berharga yang dapat meningkatkan skill mereka saat berlaga di ajang yang lebih tinggi lagi,”  imbuh Fung.

Fung menambahkan, kejuaraan tersebut juga menjadi dukungan nyata bagi klub-klub mitra, sebagai garda terdepan penggerak ekosistem bulu tangkis di daerah untuk terus membina atlet-atlet usia dini.

“Selama ini, klub-klub di daerah lah yang bersinggungan langsung dengan pembinaan atlet-atlet di usia yang masih sangat dini. Sebagai garda terdepan yang berkontribusi dalam pengembangan ekosistem bulu tangkis nasional, mereka juga harus diperhatikan agar terus bertumbuh dan mencetak atlet-atlet berkualitas,” terangnya.

Menurut Fung, Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2024 menerapkan persaingan sistem gugur sejak babak pertama. Yakni mempertandingkan empat kategori, yaitu U-9, U-11, U-13, dan U-15. Pada kategori U-9 dan U-11 mempertandingkan nomor tunggal, U-13 (nomor tunggal dan ganda), serta U-15 (nomor ganda).

Meski menerapkan sistem gugur, para atlet atlet yang kalah di babak awal, mendapatkan kesempatan untuk kembali bertanding dengan pemain lain yang juga gugur di babak pertama.

"Sistem gugur pada Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2024 telah kami terapkan sejak kali pertama di Magelang dua tahun lalu. Kali ini di Kudus, kami tidak ingin mereka datang ke sini sia-sia karena kalah di babak pembuka. Kami ingin mereka mendapatkan kesempatan sebanyak-banyaknya," ucap Fung.

Dalam kesempatan yang sama, pihak penyelenggara kompetisi juga menghadirkan sharing session bersama Pelatih Ganda Campuran, Richard Mainaky.

Pelatih yang sukses mengantarkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjemput medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 tersebut, membahas tentang pembinaan atlet-atlet muda kepada klub mitra.

“Di sharing session ini, saya lebih banyak berbagi pengalaman saya sebagai pelatih, untuk memotivasi para pelatih dari klub-klub mitra ini. Saya menitikberatkan membangun motivasi, sebelum hal teknis, karena hal pertama yang perlu dimiliki seorang pelatih adalah instinct atau naluri," kata Mainaky.

Tak hanya itu saja, untuk memompa motivasi para atlet muda agar bisa mengasah kemampuan dan bakatnya, panitia kejuaraan juga menyelenggarakan meet & greet bersama Tontowi Ahmad.

Di hadapan para atlet muda, Owi sapaan Tontowi menguraikan pengalamannya saat berlatih dan mengasah diri hingga mampu meraih podium tertinggi di kancah bulu tangkis dunia.

Di samping itu, ia juga berharap kejuaraan kali ini dapat menjadi salah satu wadah yang mampu mendorong proses regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia.

"Kehadiran Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2024 ini mudah-mudahan dapat membangkitkan motivasi anak-anak terhadap olahraga bulu tangkis dan memiliki target dalam bertanding,” pungkas Owi yang bergabung dengan PB Djarum pada tahun 2005 silam. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES