Olahraga

Turnamen Milklife Soccer Challenge Pacu Tumbuhnya Kecintaan Sepak Bola Wanita

Sabtu, 02 Maret 2024 - 21:43 | 26.88k
Peningkatan kemampuan dan teknik para siswi SD di MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024 ini, membawa harapan sepak bola putri bisa semakin berkembang. (FOTO: MilkLife Soccer Challenge for TIMES Indonesia)
Peningkatan kemampuan dan teknik para siswi SD di MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024 ini, membawa harapan sepak bola putri bisa semakin berkembang. (FOTO: MilkLife Soccer Challenge for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, KUDUS – Kecintaan para pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kudus dan kabupaten lainnya di Jawa Tengah terhadap sepak bola putri, mengalami peningkatan yang cukup pesat. Kondisi ini bisa dilihat dalam para peserta yang ikut turnamen MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024.

Peningkatan tersebut diungkapkan Timo Scheunemann, selaku Head Coach MilkLife Soccer Challenge, yang hadir memantau jalannya turnamen di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus, sejak 26 Februari hingga 3 Maret 2024.

Ia mengaku kagum dengan peningkatan kemampuan para peserta, baik secara individu maupun permainan sebagai sebuah tim sepak bola. Dengan kondisi saat ini, menunjukkan semakin banyak siswi yang memahami teknik bermain sepak bola.

Timo-Scheunemann.jpgTimo Scheunemann, selaku Head Coach MilkLife Soccer Challenge aktif memantau jalannya turnamen di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus. (FOTO: MilkLife Soccer Challenge for TIMES Indonesia)

“Hal ini selaras dengan tujuan utama diselenggarakannya MilkLife Soccer Challenge, yakni mengenalkan nomor olahraga di kalangan siswi SD yang diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet dan kelak dapat membawa Indonesia berlaga di turnamen tertinggi yaitu Piala Dunia Wanita,” tutur Timo, Sabtu sore (2/3/2024).

Dengan peningkatan kemampuan dan teknik para siswi di MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024 ini, kata Timo, tentu membawa secercah harapan bahwa sepak bola putri bisa semakin berkembang.

“Kelak, kita bisa menyaksikan Indonesia ambil bagian dalam Piala Dunia Wanita di masa depan,” tandas pelatih yang pernah mengarsiteki Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia pada SEA Games 2009 silam.

Timo menyebut salah satu tim yang mengalami perkembangan pesat dalam turnamen sepak bola pelajar wanita, adalah SD Masehi Kudus U 12. “Berbeda dari penampilan sebelumnya pada tahun 2023, kali ini mereka lebih piawai dalam penguasaan bola dan bermain semakin terorganisir sebagai sebuah tim,” imbuhnya.

Untuk diketahui, turnamen Milklife Soccer Chalenge Kudus kali ini, dikuti sebanyak 1.712 siswi SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Ribuan pesepakbola pelajar wanita ini berasal dari Kudus, Pati, Rembang dan Jepara dengan persiapan dan teknik yang semakin matang.

Mereka tergabung di 151 tim yang terbagi dalam dua kelompok usia, yakni U 10 sebanyak 41 tim dan U 12 terdiri 110 tim. Mereka bertanding bersama di Supersoccer Arena, Rendeng Kudus.

Dalam kesempatan yang sama, Agung Fitrianto selaku pelatih tim sepak bola SD Masehi mengaku, peningkatan kemampuan anak didiknya di lapangan hijau, tak lepas dari latihan intensif beberapa bulan terakhir.

Hal tersebut dilakukan Agung, berkaca dari performa tim saat bertanding dalam gelaran MilkLife Soccer Challenge edisi-edisi sebelumnya. Tahun lalu, anak asuhnya masih bermain secara bergerombol, dan juga belum terorganisasi dengan baik di lapangan.

“Penguasaan bola pun masih kurang. Ini yang saya perbaiki dengan latihan intensif khususnya di bagian ball mastery sehingga hasilnya bisa lebih baik. Anak-anak bisa bermain dan bekerjasama sebagai sebuah tim dan tahu bagaimana cara menguasai bola dan mengontrol permainan,” tutur Agung.

Contoh nyata dari pola latihan yang diterapkan Agung, yakni moncernya performa Mikaela Krisetya. Pemain bernomor tujuh ini, dipercaya sebagai pengatur permainan di lini tengah timnya.

Tak hanya membuka serangan dan membuat banyak assist lewat umpan-umpan datar maupun lambung, Mikaela juga mampu mencetak gol ke gawang lawan. Dalam babak 8 besar yang diselenggarakan pada Sabtu (2/3) sore, ia mencetak dua gol sehingga berhasil mengantongi total 18 gol yang membuatnya masuk ke dalam jajaran pencetak gol terbanyak sementara di MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024.

“Sejak diadakan MilkLife Soccer Challenge tahun lalu, saya jadi suka sama sepak bola. Sekarang tendangan saya lebih keras, bisa melakukan tendangan lambung dan jadi menendang ke gawang lawan semakin tepat sasaran. Mudah-mudahan sekolah kami menang di turnamen ini,” tutur Mikaela.

Tak hanya turnamen dengan skema 7 vs 7, turnamen MilkLife Soccer Challenge kali ini juga menyajikan berbagai uji ketangkasan bagi para siswi melalui Skill Challenge. Yakni berupa dribbling, passing control, three on three, shot on target hingga penalty shot. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES