Olahraga

Timnas Indonesia Berjaya, Pelatih STY Diusulkan Dapat Gelar Warga Negara Kehormatan

Minggu, 28 April 2024 - 11:11 | 20.09k
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong alias STY.(FOTO: Dokumen TIMES Indonesia)
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong alias STY.(FOTO: Dokumen TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MATAR – Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 mengusulkan agar Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong alias Coach STY, mendapat gelar warga negara kehormatan dari Indonesia. Penghargaan ini hanya diberikan kepada individu yang memberikan kontribusi besar, terutama bagi Indonesia.

"Coach STY telah menorehkan sejarah bagi sepakbola Indonesia yang akan dikenang selamanya. Dengan visi, dedikasi, dan kepemimpinan yang luar biasa, STY membuktikan bahwa mimpi besar dapat diwujudkan," ujar Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, di Mataram, Minggu (28/4/2024).

Pencapaian gemilang Timnas Indonesia, yang berhasil melaju ke semifinal Piala Asia U23 di Qatar, telah menarik perhatian dunia. 

Kemenangan atas Korea Selatan membuka peluang emas untuk melangkah ke partai final, yang jika berhasil, akan mengantarkan Indonesia secara otomatis ke Olimpiade Paris 2024.

Menurut Bambang Mei, keberhasilan Timnas Indonesia bukan hanya menjadi kemenangan bagi tim, tetapi juga kemenangan bagi seluruh negeri. Oleh karena itu, apresiasi tinggi layak diberikan kepada Pelatih STY. 

"Usulan ini juga bertujuan untuk mengakui peran penting sepakbola dalam menyatukan bangsa, terlepas dari perbedaan latar belakang. Itulah mengapa menurut kami, Coach STY layak mendapat gelar Warga Negara Kehormatan," papar pria yang akrab disapa Didu ini.

Dalam sejarah sepakbola, gelar Warga Negara Kehormatan pernah diberikan kepada Guus Hiddink dari Pemerintah Korea Selatan atas prestasinya membawa Timnas Korea Selatan menjadi juara tiga Piala Dunia 2002.

Didu menegaskan, apresiasi kepada Pelatih STY bisa datang dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah daerah dan dunia usaha. Dia mencontohkan bagaimana Guus Hiddink mendapat tiket gratis sepanjang usianya dari maskapai penerbangan Korea Selatan sebagai apresiasi atas prestasinya.

"Untuk di Indonesia, misalnya mendorong pemerintah daerah memberikan apresiasi dengan mengabadikan nama Coach STY sebagai nama stadion," ujarnya.

Meskipun demikian, Didu menekankan bahwa usulan apresiasi tinggi kepada Pelatih STY tidak bermaksud menciptakan diskriminasi di dunia olahraga Indonesia. Namun, prestasi sepakbola memiliki daya untuk menyatukan orang dari berbagai latar belakang dan membangkitkan rasa patriotisme serta identitas nasional.

Kemenangan Timnas Indonesia dalam sepakbola tidak hanya membawa kebanggaan, tetapi juga mampu mengalihkan perhatian masyarakat dari isu politik yang sedang hangat. Kegembiraan ini dapat meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan psikologis masyarakat secara keseluruhan.

"Prestasi Timnas Indonesia dibawah Coach  STY di Piala Asia U23 menjadi inspirasi bagi banyak orang, serta menunjukkan potensi besar dalam olahraga sepakbola Indonesia untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat internasional," kata Didu.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES